Mantan Kades S-3 dan Rekanan Ditangkap Kejaksaan Atas Dugaan Kasus Korupsi

LABUHANBATUSATU|Rantauprapat Kejaksaan Negeri (Kejari) Labuhanbatu menahan dua orang tersangka atas dugaan korupsi pengadaan tabung Elpiji 3 Kg yang bersumber dari dana Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Tahun 2019 di Desa S-3, Kecamatan Bilah Hulu, Kabupaten Labuhanbatu.

 

Diketahui, keduanya ialah mantan Kepala Desa S-3 Tri Hartono dan Rudi Rahmadani yang merupakan rekanan atas jasa pengadaan tabung Gas Elpiji 3 Kg. Sementara satu tersangka lainnya Syamsul Bahri Siregar Oknum ASN di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejaksaan Negeri Labuhanbatu.

 

Kepala Kejaksaan Negeri Labuhanbatu Jefri Penanging Makapedua mengatakan, kasus ini bermula dari pengadaan tabung gas elpiji yang dilaksanakan BUMDes Desa S-3. Atas pengadaan itu, Kades Tri Hartono mengucurkan dana kepada rekanan Rudi Rahmadani dan selanjutnya oleh Rudi menyerahkan kepada Oknum ASN Syamsul Bahri Siregar.

 

“Kasus ini berawal dari pengadaan gas elpiji 3 kg. Kades mengucurkan dana BUMDes Desa S-3 kepada Rudi selaku rekanan. Selanjutnya Rudi menyerahkan ke Syamsul Bahri yang merupakan Oknum ASN di Dinas PMD Labuhanbatu,”Kata Kajari, Selasa (29/03/2022) di Kantor Kejaksaan Negeri Labuhanbatu.

 

Namun, belakangan diketahui uang yang dikucurkan tidak sesuai dengan barang yang masuk ke BUMDes Desa S-3. Padahal, uang yang diserahkan sudah masuk 100 persen. Atas perbuatan ini, kerugian negara mencapai Rp.327.000.000.

 

“Uang sudah diserahkan 100 persen. Namun, barang yang masuk ke BUMDes Desa S-3 tidak sesuai. Sehingga negara mengalami kerugian sebesar 327 Juta,”Jelasnya.

 

Pantauan dilokasi, terlihat keduanya keluar dari Kantor Kejaksaan Negeri Labuhanbatu menggunakan rompi merah yang akan diserahkan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIA, Rantauprapat.(anditan)

Komentar

Pos terkait