Bupati Labuhanbatu Terima DIPA dan TKDD Dari Gubernur Edy Rahmayadi

LABUHANBATUSATU|Medan Bupati Labuhanbatu dr.H.Erik Adtrada Ritonga,M.KM, menerima Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Daftar Alokasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) Tahun Anggaran (TA) 2022 dari Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi di Aula Tengku Rizal Nurdin, Jalan Jenderal Sudirman no 41 Medan, Senin (13/12/2021).

 

Prosesi penyerahan DIPA tahun ini mengikuti protokol kesehatan yang sangat ketat dan dilakukan secara hybrid. Dimana penyerahan DIPA K/L dan Daftar Alokasi TKDD dilakukan secara simbolis kepada Pimpinan Kepala Daerah Bupati dan Walikota Se-Provinsi Sumatera Utara.

 

DIPA K/L dan Daftar Alokasi TKDD merupakan dokumen APBN yang sangat penting untuk menjadi acuan bagi para kepala daerah dalam melaksanakan berbagai program pembangunan secara kolaboratif, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Proses penyusunan sampai penetapan APBN TA 2022 secara keseluruhan dapat dilaksanakan tepat waktu, meskipun dilaksanakan di tengah meningkatnya kasus Covid-19. 

 

Berbagai tahapan pembahasan, baik di internal Pemerintah maupun bersama DPR, sebagian besar dilaksanakan dengan mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi, antara lain melalui rapat virtual. Hal ini menunjukkan bahwa Pemerintah tetap dapat melaksanakan tugas kenegaraan dan memberikan pelayanan dengan baik serta tepat waktu, melalui inovasi dan cara kerja baru, termasuk prosesi penyerahan DIPA yang dilakukan lebih awal sebelum waktu pelaksanaan APBN.

 

Disitu, Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi berpesan Ancaman pandemi covid-19 masih menjadi atensi pemerintah dalam APBN 2022. Sebab, pandemi belum berakhir, dan akan menjadi ancaman di Dunia maupun di Indonesia.

 

“Kita harus tetap waspada karena pandemi belum berakhir, dan di tahun 2022 pandemi Covid masih menjadi ancaman dunia dan juga ancaman bagi negara kita Indonesia. Selain varian lama, di beberapa negara telah muncul varian baru yaitu varian omicron yang harus menambah kewaspadaan kita,”Kata Edy.

 

Lebih lanjut Gubsu menambahkan perlunya antisipasi dan mitigasi sedini mungkin agar tidak mengganggu kesinambungan program reformasi struktural yang sedang dilakukan serta program pemulihan ekonomi nasional yang sedang dilaksanakan.

 

Turut hadir dilokasi, Gubernur Sumatera Utara beserta pejabat tinggi Provsu, Seluruh Bupati dan Walikota se-provinsi Sumatera Utara, dan seluruh bagian keuangan di sumatera Utara.(Red)

Komentar

Pos terkait