BD Sabu Rantauprapat Dibekuk, 300 Gram Sabu Disita Dari Mobil Avanza

LABUHANBATUSATU|Rantauprapat Bandar narkoba jenis sabu-sabu berinisial E Alias Atut (43) Laki-Laki warga Jalan Diponegoro, Rantauprapat dan SAP Alias Anggi (21) Laki-Laki warga Desa Sei Sentosa, Kecamatan Panai Hulu berhasil dibekuk Satnarkoba Polres Labuhanbatu. Dari kedua pelaku, petugas berhasil menyita barang bukti sabu seberat 300 Gram yang dibagi menjadi 3 bungkus plastik klip.

 

Kapolres Labuhanbatu AKBP Anhar Arlia Rangkuti melalui Kasat Narkoba AKP Martualesi Sitepu menjelaskan, penangkapan terjadi pada Senin 15 November 2021. Saat itu, kedua pelaku melintas di Jalan Baru By Pass, Rantauprapat, Kelurahan Padang Bulan dengan mengendarai 1 unit Mobil Toyota Avanza Silvers bernomor polisi BK 1567 PYU.

 

“Ini merupakan jaringan Aceh, Rantauprapat dan Ajamu. Kita bekuk di Jalan baru dengan barang bukti 300 Gram narkotika jenis sabu,”Jelas Kasat Narkoba, Minggu (21/11/2021).

 

Dari hasil keterangan keduanya, pelaku mengaku bahwa narkoba tersebut akan diedarkan di Ajamu, Kecamatan Panai Tengah atas suruhan B Alias Kotek (38) Laki-Laki warga Jalan Sirandorung Rantauprapat, yang juga merupakan target operasi Satnarkoba Polres Labuhanbatu. Petugas melakukan penggerebekan dan berhasil meringkus B Alis Kotek di rumahnya bersama seorang Pria berinisial EM Alis Madi (37) Laki-Laki warga Kuala Simpang, Aceh Tamiang, Aceh.

 

“Kedua pelaku Atut dan Anggi mengaku di suruh Kotek. Selanjutnya kita lakukan penggerebekan di rumah Kotek dan berhasil menangkapnya bersama rekan nya Madi warga Aceh,”Jelas Kasat.

 

Curiga dengan Madi yang merupakan warga Aceh. Kemudian petugas melakukan pengembangan ke Kuala Simpang, Aceh Tamiang selama 5 hari dan menggeledah rumah Madi. Disitu, petugas hanya menemukan 1 Unit timbangan elektrik dan puluhan bungkus plastik klip kosong. Dari keterangan Madi, ada seorang Laki-Laki berinisial J, dilakukan pengejaran namun tidak ditemukan.

 

“5 hari di aceh pengembangan terhadap Madi. Kita juga buru Laki-Laki inisial J hasil dari keterangan Madi. Namun tidak kita temukan,”Kata Kasat.

 

Kasat juga menerangkan bahwa Anggi mengaku selama waktu 3 bulan. Dia mampu mengedarkan sabu sebanyak 30 Gram hingga 50 Gram di Ajamu, Kecamatan Panai Tengah. Sementara B Alias Kotek dan EM Alias Madi merupakan residivis dengan kasus yang sama.

 

“Anggi ini kurir Kotek yang mengedarkan di Ajamu. Sementara Kotek dan Madi merupakan residivis dengan kasus yang sama pada tahun 2017 dan 2019,”Terang Kasat.

 

Penangkapan keempat pelaku dipimpin langsung Kasat Narkoba Polres Labuhanbatu AKP Martualesi Sitepu dan Kanit Idik I IPDA Sarwedi Manurung bersama Team II Unit I Satnarkoba Polres Labuhanbatu.

 

Keempat nya dijerat Pasal 114 Ayat (2) Sub 112 Ayat (2) Jo 132 UU RI No 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.(anditan)

Komentar

Pos terkait