Nekat Jual Narkoba, Seorang Residivis Kembali Ditangkap

LABUHANBATUSATU|Rantauprapat Nekat jual narkoba lagi, Ultra Kemri Alias Kem (38) Laki-Laki warga Jalan Martunis Lubis Pekan Lama, Kelurahan Rantauprapat, Kecamatan Rantau Utara kembali diringkus Satnarkoba Polres Labuhanbatu.

 

Kapolres Labuhanbatu AKBP Anhar Arlia Rangkuti melalui Kasat Narkoba AKP Martualesi Sitepu menjelaskan, penangkapan pelaku berawal pada Sabtu 13 November 2021 sekira pukul 16:30 Wib di Jalan Paindoan, Kelurahan Rantauprapat, Kecamatan Rantau Utara.

 

“Ya bener, pelaku kita tangkap di lokasi sawit-sawit atas aduan masyarakat karena sudah cukup meresahkan,”Jelas Kasat Narkoba Minggu (14/11/2021).

 

Mendapat aduan masyarakat, Tim langsung bergerak menindaklanjuti, kemudian melakukan undercover buy dan berhasil meringkus pelaku UK Alias Kem bersama narkoba sabu yang telah di pesan dari pelaku sebelumnya. Disitu, petugas menyita barang bukti narkotika jenis sabu seberat 1.39 Gram brutto, uang tunai sebesar Rp.381.000, 1 pack plastik klip kosong, 1 unit timbangan elektrik dan 1 unit Hp android merk Oppo warna hitam.

 

“Petugas melakukan undercover buy, selanjutnya pelaku berhasil diringkus bersama dengan sabu yang dipesan sebelumnya dan sejumlah barang bukti lainnya,”Kata Kasat.

 

Dari hasil interogasi, pelaku mengaku mendapat barang haram tersebut dari rekan nya berinisial B. Namun saat dilakukan pemancingan, no HP B sudah tidak aktif lagi.

 

“Kem mengaku mendapat narkoba dari rekannya berinisial B. Namun, saat kita hubungi, nomor tersebut sudah tidak aktif lagi,”Jelas Kasat.

 

Pelaku merupakan residivis dengan kasus yang sama. Kem pernah di tahan pada 2017 lalu dengan vonis 1.5 Tahun di Lapas Lobusona, Rantauprapat. Dia juga mengakui mendapat keuntungan sebesar Rp.200.000 – Rp.400.000 dari setiap Gram yang terjual.

 

“Pelaku merupakan residivis dengan kasus yang sama pada 2017 lalu. Dia mendapat keuntungan 200 hingga 400 ribu dari setiap gram yang terjual,”Kata Kasat. 

 

Pelaku akan dikenakan Pasal 114 ayat 1 Sub Pasal 112 ayat 1 Undang-Undang RI No 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.(anditan)

Komentar

Pos terkait