Mediasi Sengketa Tanah di Desa Kampung Bilah Berlanjut ke Medan

LABUUANBATUSATU|Bilah Hilir Mediasi terkait HGU sengketa atau permasalahan tanah pada PT. Daya Labuhan Indah (DLI) dengan Masyarakat di Desa Kampung Bilah, Kecamatan Bilah Hilir, Senin (01/11/2021) akan berlanjut di kantor pusat PT. Daya Labuhan Indah di Medan.

 

Hasil dari mediasi, pihak Perusahaan dan masyarakat sepakat akan melanjutkan pembicaraan tersebut di Medan untuk menemukan titik terang permasalahan HGU. Dengan itu, pihak masyarakat setuju memenuhi undangan perusahaan untuk mengadakan mediasi di kantor pusat Medan.

 

Camat Bilah Hilir Bangun Siregar berharap agar upaya mediasi antara masyarakat pihak Perusahaan dapat berjalan baik-baik dan diselesaikan secara kekeluargaan.

 

“Saya berharap agar permasalahan ini dapat diselesaikan secara kekeluargaan dengan konteks silaturahmi, agar keinginan kedua belah pihak dapat terpenuhi,”Harapnya.

 

Dari hasil kesepakatan tersebut, pihak perusahaan turut mengundang PJ Kepala Desa Kampung Bilah Nasrun untuk menghadiri undangan Mediasi oleh pihak perusahaan. Selain PJ Kades, undangan diberikan kepada pihak masyarakat sebanyak 4 orang mewakili dan perwakilan Camat Bilah Hilir.

 

“Hasil mediasi tadi kita sepakat bang, memenuhi undangan pihak perusahaan untuk melakukan mediasi lanjutan di kantor pusat perusahaan Medan,”Ucap PJ Kepala Desa Kampung Bilah Nasrun.

 

Dia berharap agar upaya mediasi antara masyarakat dan pihak perusahaan nanti dapat berjalan dengan baik dan mendapatkan kesepakatan bersama.

 

“Harapanya semoga mediasi di medan nanti dapat berjalan lancar dan menemui kata sepakat secara kekeluargaan,”Tutupnya.

 

Agenda mediasi yang dilaksanakan di Kantor Camat Bilah Hilir turut dihadiri Camat Bilah Hilir Bangun Siregar, Kapolsek Bilah Hilir yang diwakili Kanit Intel, Humas PT DLI, perwakilan masyarakat sebanyak 5 orang dan Kepala Desa Kampung Bilah.(Red)

Komentar

Pos terkait