Dukung KPOTI Bentuk Pangkotrad, Walikota H. Irsan “Ini Wujud Nyata Visi Padang Sidempuan Bersinar”

LABUHANBATUSATU|Sidempuan Komite Permainan Rakyat dan Olahraga Tradisional Indonesia (KPOTI) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Bentuk Pangkalan Olahraga Tradisional ( PANGKOTRAD) di Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) untuk  menjaga dan melestarikan budaya dan olahraga tradisional sebagai bagian dari kearifan lokal.

 

Penguatan pemahaman terhadap pentingnya menggali,  membumikan, menjaga dan melestarikan permainan rakyat dan olahraga tradisional tersebut merupakan bagian dari kegiatan  Pangkotrad Kota Padangsidimpuan yang dihadiri Walikota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution di Kebun Wisata Batang Bahal, Padangsidimpuan, Sabtu (16/10/2021).

 

Dalam memberikan pencerahan dan penguatan pemahaman untuk menjaga dan melestarikan permainan rakyat dan olahraga tradisional di Tabagsel, KPOTI Sumut menghadirkan Wandes Siagian SH dari Dirjen Kebudayaan, Sekretaris KPOTI Sumut Fahri Anantha Pane SPd, Mohot Lubis S.Sos dari PWI Tabagsel dan Dody Nurfiansyah Panjaitan SPd sebagai narasumber pelatihan yang digelar tanggal 15-7 Oktober 2021.

 

Ketua Umum KPOTI Sumut, Agustin Sastrawan Harahap  menjelaskan Pangkotrad dihadirkan sebagai komitmen KPOTI Sumut dalam mengawal pertahanan budaya yang merupakan bagian dari kearifan lokal yang sudah mulai pudar akibat perkembangan zaman.  

 

“Kita semua pernah merasakan kebahagiaan masa kecil dengan bermain permainan rakyat dan olahraga tradisional yang terus diwarisi oleh orang tua dan leluhur kita, tapi hari ini kita semua hanya bisa mengenang dan lupa untuk mewarisinya kepada generasi kita selanjutnya,”Ucapnya 

 

Permainan tradisional, lanjut Agustin merupakan khasanah budaya bangsa yang harus di aga dan pertahankan. Olahraga tradisional tidak hanya sekadar bermain, tapi  memiliki makna filosofis dan nilai-nilai norma yang terkandung di dalamnya.

 

Pangkotrad Padangsidimpuan, ungkap Ketua KPOTI Sumut merupakan zona III Pangkotrad yang dibentuk KPOTI Sumut. Untuk Zona I di Langkat dan Zona II Labuhanbatu Selatan. ”Zona IV Toba dan Zona V Deli Serdang akan dibentuk tanggal  22 dan 29 Oktober 2021,”Ujar Agustin.

 

Wali Kota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution SH mengatakan pelatihan dan pembentukan Pangkotrad merupakan langkah nyata yang ditunjukkan KPOTI Sumut dan Padangsidimpuan dalam mewujudkan pemajuan kebudayaan melalui permainan rakyat dan olahraga tradisional.

 

“Ini dapat menumbuh kembangkan kembali kearifan lokal kita, dan ini sangat sejalan  dengan Visi dan Misi kami pada saat terpilih menjadi Wali Kota Padangsidimpuan yakni mewujudkan Visi Padangsidimpuan Bersinar,” tutur Irsan Efendi Nasution.

 

Menurut Wali Kota, permainan tradisional memiliki banyak manfaat, mulai dari pelestarian budaya dan kearifan lokal, pembentukan karakter anak. “Dengan adanya Pangkotrad di tiap desa, kami berharap KPOTI mengangkat kembali budaya lokal khususnya permainan tradisional khas kota Padangsidimpuan,”Harapnya.

 

Ketua KPOTI Padangsidimpuan, Syamsul Lubis mengapresiasi KPOTI Sumut yang telah memilih Kota Padangsidimpuan menjadi salah satu zona dari pelatihan pembentukan Pangkotrad untuk wilayah Tabagsel.

 

“Semoga dengan adanya pelatihan ini  memberikan semangat yang terus bergelora kepada para peserta, khususnya kami pengurus KPOTI Padangsidimpuan agar permainan rakyat dan olahraga tradisional ini dapat terus kita gali, kita bumikan dan kita lestarikan,” kata Syamsul Lubis.

 

Hadir dalam kegiatan tersebut Kadispora Ali Hotman Hasibuan, Kadis Kominfo Islahuddin Nasution, Kepala Cabang Dinas Pendidikan diwakili Benny Damanik, Ketua Apdesi Padangsidimpuan Andi Arianto dan Ketua Karang Taruna Robby Arianto Napitupulu.(a39).(Red)

Komentar

Pos terkait