Berita KNPI Nyaris Bentrok Karena Kantor Adalah Hoax, Oknum Wartawan Terbitkan Berita Sepihak

LABUHANBATUSATU |Rantauparapat – Oknum wartawan salah satu Media Online terbitan Jakarta dinilai melakukan penerbitan berita sepihak. Pasalnya, dalam berita berjudul “Karena Kantor, Dua Kubu Pengurus KNPI Labuhanbatu Nyaris Bentrok” hanya melakukan Konfirmasi terhadap Pengurus KNPI Periode 2016-2019 yang diketuai Hamzah. Sedangkan terhadap Pengurus Caretaker KNPI Labuhanbatu yang diPimpin Roni Rahmad tidak dilakukan Konfirmasi.

 

Parahnya, dalam berita tersebut dituliskan Nyaris Bentrok. Padahal, Pengurus Caretaker KNPI Labuhanbatu hanya melakukan rehab Kantor (mengecat dan memperbaiki kaca).

 

“Wartawan harus menerbitkan berimbang. Jangan sepihak. Sehingga, berita yang disajikan tidak Hoax,” Ungkap Wakil Bendahara KNPI Labuhanbatu Ahmad Efendi Harahap atau sering disapa Fendi, Kamis (16/09/2021).

 

Dijelaskan Fendi, Sejumlah Pengurus Caretaker bersama beberapa OKP yang bernaung di KNPI, datang ke Kantor KNPI yang berada di Jalan SM Raja tersebut, untuk melakukan rehab ringan kantor (mengecat). 

 

“Datang kesana hanya mengecat kantor dan memperbaiki Kaca yang banyak pecah. Kantor itu dibersihkan, karena, Jumat 17 September 2021, akan diadakan deklarasi damai dengan 25 OKP menjelang Musda KNPI Labuhanbatu. Jadi, tidak ada disitu Bentrok. Itu berita Hoax.. nah, yang nyebar Hoax itu, wajib ditindak,”Jelasnya.

 

Ditanya, Apakah Pengurus Caretaker KNPI Labuhanbatu memiliki SK dan apakah pihak Kepolisian mengetahui KNPI akan menggelar Musda?

 

“SK Pengurus Caretaker sudah kita layangkan ke semua Forkopimda. Bahkan, beberapa Minggu lalu, kita sudah melakukan audiensi dengan Kapolres tentang rencana Musda kita. Makanya, kami bingung. Kenapa ada menyebar Hoax dengan menyebut Nyaris bentrok,”Jawabnya. 

 

Atas berita Hoax tersebut, Fendi meminta kepada Pihak Kepolisian dan Wartawan, agar lebih selektif dalam menerima informasi. Supaya, kejadian serupa tidak terulang lagi.

 

“Mohonlah di cek secara betul kelapangan. Agar, hal serupa tidak terjadi lagi,”Pintanya.(Red)

Komentar

Pos terkait