Tak Mampu Tangani Sampah, Kadis DLH Labuhanbatu Layak Dicopot

LABUHANBATUSATU|Rantauprapat Kepala Dinas Lingkungan Hidup Labuhanbatu Nasrullah dinilai tidak mampu bekerja menjalankan roda Pemerintahan dalam penanganan sampah di Kabupaten Labuhanbatu. Akibatnya, tumpukan sampah di beberapa ruas jalan yang ada di Kota Rantauprapat menggunung. Hal ini juga mengakibatkan saluran Drainase tertutup yang menyebabkan banjir.

 

Hasil pantauan wartawan di lapangan, ada beberapa titik terjadinya tumpukan sampah, seperti di Jalan H.Agus Salim Rantauprapat menuju Jalan Paindoan, tumpukan sampah selalu menggunung yang mengeluarkan aroma busuk. Kemudian, tepat di Jalan Diponegoro, hal serupa juga terlihat.

 

Padahal, Retribusi sampah setiap bulan dikutip dari seluruh pelanggan sampah. Anehnya lagi, sampai saat ini, Kadis Lingkungan Hidup enggan memberikan data berapa total seluruh jumlah pelanggan dan capaian PAD dari Retribusi sampah.

 

Parahnya lagi, setiap tahunnya Dinas Lingkungan Hidup Labuhanbatu mempunyai anggaran perbaikan Truk/Armada pengangkut sampah. Namun, saat dikonfirmasi terkait jumlah Truk angkutan sampah yang rusak dan berapa jumlah pelanggan sampah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Labuhanbatu Nasrullah bungkam.

 

Hal ini menjadi tanda tanya di masyarakat, salah satunya Agus, warga Jalan Paindoan ini mengeluhkan kinerja Kadis Lingkungan Hidup. Sebab, tumpukan sampah menggunung yang selalu mengeluarkan aroma busuk.

 

“Tiap hari kami menghirup bau busuk dari tumpukan sampah ini, apa kerja Kadisnya? Masalah sampah seharusnya menjadi perhatian khusus untuk antisipasi banjir,”Katanya Senin (23/08/2021).

 

Bahkan, Agus meminta kepada Penegak Hukum, seperti Kejaksaan untuk memeriksa jumlah Retribusi sampah maupun anggaran perbaikan Truk pengangkut sampah.

 

“Kalau seperti ini terus, kami meminta kepada Kejaksaan untuk memeriksa Kadis Lingkungan Hidup terkait jumlah PAD atau Retribusi dan anggaran biaya perawatan Truk pengangkut sampah,”Pintanya.(anditan)

 

Komentar

Pos terkait