Jumlah Pelanggan Sampah Dipertanyakan, Kadis DLH Bungkam

LABUHANBATUSATU|Rantauprapat – Tidak diketahui pasti, penyebab Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Labuhanbatu bungkam, atas konfirmasi wartawan, terkait jumlah pelanggan sampah. Padahal, maksud wartawan mempertanyakan jumlah pelanggan sampah itu, agar masyarakat tahu, berapa jumlah retribusi sampah yang dibayarkan masyarakat kepada Daerah.

 

“Masyarakat harus tahu, berapa jumlah retribusi yang masuk ke daerah, dan uangnya digunakan untuk apa. Sebab, banyaknya tumpukan sampah dimana-mana dikhawatirkan menularkan penyakit bagi warga sekitar. Nah, Jika uang retribusi itu tidak mampu mengatasi sampah , sampaikan ke publik. Supaya, masyarakat tahu apakah retribusi itu perlu dinaikkan atau tidak,”Ungkap Andi wartawan media ini, Senin (9/08/02021).

 

Selain sampah, Andi juga mempertanyakan jumlah truk angkutan sampah yang aktif dan yang telah rusak. Dimana, kondisi dilapangan, para petugas pengangkut sampah kerap berdalih, truk pengangkut sampah banyak yang rusak, sehingga sampah hanya diangkut setiap dua minggu sekali..

 

“Sampaikan saja berapa truk yang rusak dan yang masih bagus. Serta jelaskan, apa kendalanya, sehingga truk sampah tidak bisa diperbaiki. Biar jelas, jangan buat masyarakat memberikan asumsi liar,”Tanyanya.

 

Jika Kadis DLH masih tertutup, Andi meminta kepada Penegak hukum agar melakukan pemeriksaan soal retribusi sampah tersebut.

 

“Jika masih tertutup seperti ini, sebaiknya penegak hukum melakukan pemeriksaan soal retribusi sampah ini,”Pintanya.

 

Sementara itu, Kepala DLH Labuhanbatu Nasrullah memilih bungkam, meski berulangkali di konfirmasi melalui pesan whatsapp.(Red)

 

Komentar

Pos terkait