Asyik Dugem !!! HMI Cabang Labuhanbatu Raya Ultimatum Oknum DPRD Labura

LABUHANBATUSATU|Rantauprapat Sungguh memalukan, lima orang anggota DPRD Kabupaten Labuhanbatu Utara yang sedang asik dugem ditangkap Satuan Reserse Narkoba (Sat Narkoba) Polres Asahan pada Sabtu Dini Hari (07/08/2021) di salah satu KTV Karaoke Hotel, Jalan Sei Kopas Kisaran, Kabupaten Asahan.

 

Menanggapi hal itu, Ketua Umum HMI Cabang Labuhanbatu Raya Khairil Hanif Nasution mengatakan perilaku Lima Oknum Anggota DPRD Labura tersebut sangat memalukan dan mencoreng kepercayaan masyarakat terhadap Wakil Rakyat di DPRD Labura.

 

“Ini benar-benar sangat kita sayangkan, tentu kejadian ini juga sangat memalukan. Sebab, mereka sebagai wakil rakyat seharusnya memberikan contoh teladan yang baik kepada masyarakatnya. Khususnya kepada kami generasi muda, ini malah berbuat dengan perbuatan yang sangat tercela. Apalagi, saat ini kita ketahui bersama bahwa bangsa kita sedang ditimpa musibah Covid-19,”Katanya Minggu (08/08/2021).

 

Hanif menjelaskan, ditengah situasi pandemi Covid-19 yang mengakibatkan penurunan ekonomi masyarakat. Seharusnya, wakil rakyat berperan aktif dalam dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi dalam segala aspek kehidupan sosial.

 

“Sekarang ini rakyat sedang kesusahan dalam segala aspek kehidupan sosial ekonominya di masa pandemi Covid-19. Harusnya DPRD berperan meningkatkan ekonomi rakyat, melaksanakan langkah yang produktif menyelamatkan rakyatnya. Bukan asik Dugem yang diduga mengkonsumsi narkoba. Apalagi ini masih masa PPKM,”Jelasnya.

 

Atas kejadian ini, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Labuhanbatu Raya memberikan Ultimatum terhadap Pemerintah Daerah (Pemda), DPRD Labuhanbatu Utara dan Aparat Penegak Hukum untuk memproses kelima Oknum Anggota DPRD Labura yang diamankan sesuai dengan peraturan perundang – undangan yang berlaku.

 

“Kami dari HMI Cabang Labuhanbatu Raya memberikan Ultimatum untuk Pemerintah Daerah, DPRD Kabupaten Labuhanbatu Utara, dan Aparat penegakan hukum untuk memproses sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,”Pintanya.

 

Bahkan, Hanif meminta agar Oknum Anggota DPRD Labura ditindak tegas dan jangan sampai ada tebang pilih. Sebab, setiap warga negara bersamaan kedudukan nyabdi mata hukum tanpa pengecualian.

 

“Ini harus ditindak tegas, berkeadilan, dan jangan sampai tebang pilih dalam proses hukumnya. Asas tersebut menegaskan bahwa setiap warga negara bersamaan kedudukannya di hadapan hukum dengan tidak ada pengecualian, serta mengedepankan satu prinsip atau asas penting dari suatu negara hukum adalah asas persamaan dihadapan hukum,”Tutupnya.(anditan)

Komentar

Pos terkait