Pelaku Pembunuhan Wanita di Labura Terancam Hukuman Mati

LABUHANBATUSATU|Rantauprapat – Tak butuh waktu lama, Satreskrim Polres Labuhanbatu berhasil meringkus pelaku pembunuhan seorang wanita berinisial NS (49), warga Kelurahan Negeri Lama, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu. Penemuan mayat berjenis kelamin perempuan ini sempat menggemparkan masyarakat. Sebab, korban ditemukan mengambang di aliran sungai Dusun Pardomuan Nauli, Desa Ujung Padang, Kecamatan Aek Natas, Kabupaten Labuhanbatu Utara pada Kamis, 5 Agustus 2021, sekira pukul 06:00 Wib.

 

“Korban berinisial NS (49) warga Kelurahan Negeri Lama, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, Korban dibunuh oleh kekasih nya sendiri di dalam sebuah mobil toyota avanza hitam dengan dijerat memakai tali tas. Setelah tewas, kemudian pelaku menggelindingkan korban ke sungai dan membuang seluruh barang bukti ke sungai untuk menghilangkan jejak,”Ungkap Kapolres Labuhanbatu AKBP DENI KURNIAWAN saat melakukan konferensi Pers di Mapolres Labuhanbatu, Jum’at (06/08/2021).

 

Kapolres Labuhanbatu mengatakan, pelaku adalah JS (51) warga Dusun III Sei Tukang, Desa Sei Tawar, Kecamatan Panai Hilir, Kabupaten Labuhanbatu. Motif pelaku JD melakukan pembunuhan karena merasa kesal terhadap korban yang meminta pertanggungjawaban.

 

“Si Korban meminta pertanggungjawaban dari pelaku karena telah menghamilinya, tak terima , karena merasa sudah 1 tahun tidak berkomunikasi dengan korban, pelaku akhir nya melakukan tindakan pembunuhan itu,”Katanya.

 

Dari hasil Autopsi. Kata Kapolres, korban mengalami 2 luka patah cincin tenggorokan bagian leher depan yang mengakibatkan penyumbatan saluran pernapasan hingga akhir nya meninggal dunia. Petugas akhir nya berhasil menangkap pelaku yang mencoba melarikan diri pada hari Kamis, (5/8) sekira pukul 20.00 wib, di sebuah rumah makan dekat SPBU Perbaungan Aek Nabara.

 

“Saat itu pelaku diamankan di sebuah rumah makan, pelaku sedang menunggu Bus untuk menuju Pekanbaru, ketika dilakukan pengembangan untuk mencari barang bukti, pelaku mencoba melarikan diri. Sehingga, petugas mengambil tindakan tegas dan terukur ke kaki pelaku,”Katanya.

 

Pelaku akan dikenakan Pasal 340 Jo Pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup.(anditan)

Komentar

Pos terkait