Waspada ! Di Rantauprapat Ada Kolektor Suka Gelapkan Uang Angsuran Nasabah

LABUHANBATUSATU |Rantauprapat – Eks kolektor lesing salah satu perusahaan pembiayaan kredit sepeda motor, Dani Rambe terancam dipolisikan nasabahnya. Pasalnya, pelaku penggelapan angsuran milik almarhumah Sri Suhartini, yang ditagih kepada anaknya, Dedi Wahyudi, tidak disetorkan ke perusahaan sehingga korban mengalami kerugian sebesar Rp780 ribu.

 

Tragisnya, Dani Rambe tetap menagih angsuran kepada Dedi Wahyudi, padahal dirinya telah diberhentikan pihak perusahaan.

 

“Angsuran ke-26 ditagihnya tanggal 25 April 2021. Setelah kita konfirmasi ke pihak lesing ternyata dia sudah diberhentikan. Sudah kita tagih balik angsuran itu tapi dia tidak ada itikad baik mengembalikan uang saya itu,” ungkap Dedi Wahyudi kepada sejumlah wartawan, Kamis (29/07/2021).

 

Karena merasa dirugikan, Dedi Wahyudi akan melaporkan Dani Rambe ke Polres Labuhanbatu.

 

“Bahkan paman saya juga coba menagih uang itu dengan cara baik-baik, malah dia menantang minta dilaporkan ke polisi,” sebut Dedi Wahyudi.

 

Pihak lesing saat dikonfirmasi media, menyatakan bahwa Dani Rambe sudah diberhentikan sebelum terjadi penagihan terhadap Dedi Wahyudi.

 

“Dia memang banyak masalah. Baru kerja tiga bulan karena kerjanya kurang bagus kita berhentikan. Selaku pihak perusahaan, kami mendukung nasabah yang dirugikan untuk melaporkan ke polisi,” tegas Irwansyah Simbolon.

 

Sebelumnya, Dani Rambe yang dikonfirmasi prihal angsuran tersebut terkesan memang tidak memiliki itikad baik. Bahkan, dirinya seolah menantang paman Dedi Wahyudi yang coba berusaha membicarakan masalah tersebut dengan cara baik-baik namun disambut nada kurang mengenakan.

 

“Skrng sudah memang ngajak ribut bos….aku sama Dedi sudah buat janji…knp harus melibatkan orang lain… berarti mau ngajak ribut kan… terkecuali aku menghindar…” tulis Dani seolah mengancam paman Dedi Wahyudi. (Realis)

Komentar

Pos terkait