Dirut Labuhanbatusatu Minta Kapolda Tangkap Pelaku Kekerasan Wartawan Di Medan

LABUHANBATUSATU |Rantauprapat- Direktur Utama (Dirut) Labuhanbatusatu.com meminta kepada Kapolda Sumatera Utara agar segera, menangkap pelaku kekerasan terhadap wartawan yang terjadi, Minggu (25/07/2021) Kemarin di Kota Medan.

 

“Saya minta kepada Kapolda, agar segera menangkap pelakunya. Dan beri tindakan tegas dan terukur,”Pintar Dirut Labuhanbatusatu.com, Ahmad Efendi Harahap, Selasa (27/07/2021).

 

Pria akrab disapa bang Fendi ini, mengaku prihatin dengan peristiwa kekerasan terhadap wartawan kali ini. akibat perbuatan pelaku, korban akan mengalami trauma seumur hidupnya.

 

“Perbuatan pelaku sangat keji, korban mengalami luka serius di wajahnya. Jika tidak senang dengan pemberitaan wartawan, silahkan tempuh jalur hukum atau laporkan ke dewan pers. Jangan main hakim sendiri,”Kesalnya dengan nada geram.

 

Untuk diketahui, Pemimpin Redaksi (Pemred) salah satu media online di Kota Medan, Sumatera Utara yang diketahui bernama Persada Bhayangkara Sembiring disiram air keras oleh orang tak dikenal. Akibat kejadian itu, wajah korban mengalami luka serius.

 

Peristiwa tragis itu terjadi di kawasan Simpang Selayang, depan Rumah Makan BPK Tesalonika, Jalan Jamin Ginting, Kecamatan Medan Tuntungan, Minggu, (25/72021) malam.

 

Informasi yang didapat, saat itu korban ada janji kepada seseorang untuk bertemu di lokasi penyiraman.

 

“Padahal, sebelum kejadian korban menelpon orang yang mau ketemu sama dia,” kata teman korban yang membawa korban ke rumah sakit umum Adam Malik, Medan.

 

Naas, gak lama kemudian, dua orang yang mengendarai kereta Vixion langsung menghampiri korban yang berdiri di tepi jalan. Selanjutnya, salah satu pelaku turun dari kereta dan langsung menyiramkan air keras ke arah wajah korban.

 

Seketika itu juga korban berlari masuk ke dalam rumah makan sembari meminta bantuan, sementara usai melakukan aksinya, kedua pelaku langsung tancap gas.

 

Petugas Polsek Tuntungan yang mengetahui peristiwa tersebut langsung ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan penyelidikan. (Red)

Komentar

Pos terkait