Soal Proyek Kereta Api, Warga Minta Kejari Labuhanbatu Sikat Pelaku Hingga Ke Akar Akarnya

LABUHANBATUSATU |Rantauprapat – Soal proyek Kereta Api Tahun 2018 sampai 2020 di Labuhanbatu, kini sedang ditangani serius oleh Pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Labuhanbatu. Warga pun meminta, agar pihak Kejari Labuhanbatu menyikat Pelakunya hingga sampai ke akar akarnya.

 

“Sikat saja pak Kajari, sampai ke akar akarnya. Tanpa pandang bulu,”Pinta Sofyan Warga Rantauprapat, Kamis (22/07/2021).

 

Jika pihak Kejari menyikat pelaku korupsi hingga ke akar akarnya, sambung Sofyan  akan membuat efek jera bagi pelakunya.

 

“Biar ada efek jera. Biar jangan kebiasaan makan uang rakyat. Apalagi di masa pendemi saat ini,” Ujarnya.

 

Diberitakan sebelumnya, Jumat 16 Juli 2021 yang lalu, Mantan Bupati Labuhanbatu Andi Suhaimi Dalimunthe dikabarkan dipanggil oleh Kejari Labuhanbatu. Ia dipanggil terkait 

Penerimaan PAD Labuhanbatu berupa pajak mineral bukan logam dan batuan pada kegiatan pembangunan Jalur Kereta Api Rantauprapat /Kota Pinang (RPK) Di Kantor Badan Pendapatan Daerah  (Bapenda) Labuhanbatu Tahun 2018 sampai 2020.

 

Namun, belum diketahui pasti berapa jumlah kerugian negara atas hal tersebut. Sebab, Pihak Kejari masih mendalami kasus tersebut.

 

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Labuhanbatu Kumaedi melalui Kepala Seksi Intelijen Syahron Hasibuan saat dikonfirmasi, Kamis (22/07/2021) membenarkan pihaknya sedang menangani kasus tersebut.

 

“Benar ada laporan hal itu, saat ini masih menunggu petunjuk dari pimpinan,”Jawabnya singkat. (Red)

 

Komentar

Pos terkait