Jalan Dan Jembatan Rusak, Izin Pelabuhan Sementara PT.CB Polaindo Harus Ditinjau

LABUHANBATUSATU |Rantauprapat – Warga di Desa Sei Rakyat meminta kepada DPRD Labuhanbatu agar meninjau Izin Pelabuhan sementara PT.CB Polaindo, yang berada di Dusun VI, Desa Sei Rakyat, Kecamatan Panai Tengah. Pasalnya, jalan dan jembatan diwilayah itu rusak. Diduga akibat menangkut Paku bumi untuk kepentingan Pembangunan Pabrik Kelapa sawit milik PT.HPP.

 

“Kita minta, DPRD Labuhanbatu segera meninjau izin Pelabuhan sementara PT.CB Polaindo. Jangan gara gara membangun Pabik kelapa sawit, jalan dan jembatan kami rusak,”Pinta warga bernama Poniadi dan Al ashari, Selasa (13/07/2021).

 

Dijelaskannya, PT.CB Polaindo terlihat melakukan  aktivitas pembangunan Pelabuhanbatu sementara sejak bulan April 2021 yang lalu. Dimana, sejumlah Angkutan membawa Paku bumi untuk dibawa ke lokasi Pembangunan Pabrik Kelapa sawit.

 

“Satu paku bumi ditaksir beratnya mencapai 1,7 Ton. Sekali angkut mencapai 8 hingga 10 paku bumi. Jika dijumlahkan, Truk tersebut akan membawa beban mencapai belasan Ton. Sementara ketahanan jalan rabat beton disini, hanya mampu menahan maksimal 5 Ton. Makanya, jalan dan jembatan disini menjadi mudah rusak,”Jelas Al ashari.

Fauzi Anggota DPRD Labuhanbatu Fraksi Partai Gerindra saat meninjau jalan/jembatan rusak

Sementara itu, Camat Panai Tengah Amar Nasby Lolotan menjelaskan, pihaknya hanya mengeluarkan surat rekomendasi ke PT.CB Polaindo untuk membangun Pelabuhan sementara pada 29 Maret 2021.

 

“Kita hanya mengeluarkan surat rekomendasi, menyetujui untuk membangun pelabuhan sementara. Dengan catatan, selama tidak bertentangan dengan Peraturan daerah (Perda) Pemkab Labuhanbatu. Mengenai bongkar muat, tidak ada disebutkan didalam surat yang kami keluarkan,”Jelasnya. (Red)

 

Komentar

Pos terkait