Pemkab Labuhanbatu Tutup Mata, Soal Tewasnya Pengguna Jalan Ditimpa Pohon

LABUHANBATUSATU |Rantauprapat- Beberapa bulan yang lalu, tepatnya tanggal 02 Mei 2021, salah seorang Pengendara Sepeda motor tewas tertimpa Pohon tumbang, di Jembatan Sei Bilah Rantauprapat. Saat itu, Pihak Pemkab Labuhanbatu berjanji, akan memberikan santunan kepada Korban. Namun, hingga kini santunan itu tak kunjung dilaksanakan.

 

Teguh AK, SH kerabat korban, kepada wartawan, Selasa (29/06/2021) menyampaikan kekecewaannya dengan Pemkab Labuhanbatu, yang seolah tutup mata akibat kematian sahabat nya (Urip Khoiradi), korban yang tewas akibat Pohon Tumbang tersebut. 

 

Padahal, Sambung Teguh, pihak keluarga korban telah membuat permohonan kepada Pemkab Labuhanbatu, agar memberikan kompensasi maupun santunan kepada keluarga korban. Namun tidak ada tanggapan yang positif. 

 

“saya selaku yang dikuasakan pihak keluarga korban sangat kecewa dengan pelayanan dan kompetensi pejabat di Pemerintahan Kabupaten Labuhanbatu ini. Surat permohonan sudah saya buat, lebih dari dua minggu. Tapi para pejabat pemerintah ini, lempar-lemparan. Sudah bolak balik saya kantor bupati. Ini katanya suratnya di kabag hukum. Sedang dipelajari. Lama benar, mempelajari itu. Di telpon, di hubungi. Gak digubris. Ditanya Sama sekda, sekda jawab. Laporkan aja ke Pengadilan. Begitulah wajah pemerintah Labuhanbatu saat ini.” Jelasnya kesal.

 

Untuk itu,  Teguh berharap di pemerintahaan yang baru, agar dapat membantu menyelesaikan persoalan yang dialami kerabatnya itu. 

 

Ia juga meminta kepada pemerintahan yang baru, dapat menempatkan orang-orang yang benar-benar kompeten di bidangnya. Supaya masyarakat mudah memperoleh pelayanan yang profesional. 

 

“Saya masih ingat, pada tahun 2020 kemarin. Pemerintah Labuhanbatu sudah diingatkan masalah RTH (Ruang Terbuka Hijau). Enggak faham, atau memang cuek. Padahal posisi pohon saat itu bisa merugikan warga. Tapi mereka kurang peduli. Ini lagi sahabat saya, meninggalkan istri dan dua anak yang masih kecil. Akibat kelalaian Pemkab, terhadap pengelolaan RTH. Akibat kelalaian itulah mengakibatkan warga tewas. Sehingga mengakibatkan munculnya aspek hukum pidana. Insya Allah, kita akan buat Laporan ke pengadilan. Toh, sekda juga menantang, nyuruh kita buat Laporan ke Pengadilan.”Pintanya. (Realis)

Komentar

Pos terkait