Abang Becak, Buruh, Petani dan Pedagang : Dukung ERA Jika Mau Perubahan

LABUHANBATUSATU |Rantauprapat – Kondisi Kabupaten Labuhanbatu sejak 3 tahun terakhir kondisinya sangat memprihatinkan. Banyaknya jalan rusak mulai dari perkotaan hingga pedesaan, mengakibatkan Pendapatan warga menjadi terganggu.

 

Misalkan saja, kalangan Abang Becak. Akibat banyaknya jalan rusak di perkotaan, para abang becak terpaksa harus ekstra hati hati, jika melintasi jalan Gelugur, Siringo, dan Sirandorung. 

 

“Kalau gak hati hati, bisa masuk kedalam lobang. Biasanya, kalau nabrak lobang dijalan itu, roda as sering rusak. Terpaksa mengeluarkan biaya untuk memperbaikinya. Makanya, kita butuh Pemimpin baru untuk perubahan. Saya percayakan, kepada ERA untuk memperbaiki jalan di kota ini,” Ucap Budi, salah satu Abang becak yang sering mangkal di Pasar Gelugur Rantauprapat, Kamis (17/6/2021).

 

Sedangkan bagi kalangan Petani, akibat rusaknya jalan di pedesaan, mempengaruhi harga sawit yang mereka jual kepada para tengkulak. Sebab, jika jalan rusak parah, maka para tengkulak akan menurunkan harga sawit petani, dengan alasan biaya transportasi yang cukup besar dan resiko kendaraan angkutan sawit saat melalui jalan yang rusak parah.

 

“Di Kecamatan Panai Hilir ini, jalan banyak yang rusak parah. Sehingga, para tengkulak yang menampung sawit hasil panenan kami, menurunkan harga. Kalau jalannya diperbaiki, harga akan naik dan dapat bersaing seperti harga di perkotaan. Maka, saya percayakan kepada ERA, untuk memperbaiki jalan di desa kami ini,”Ungkap Wagimin petani di desa Sei Tawar Kecamatan Panai Hilir.

 

Sedangkan bagi sejumlah pedagang di Labuhanbatu, meyakini ERA dapat mendongkrak perekonomian di Labuhanbatu. Sebab, Dokter Erik Adtrada memiliki jaringan luas ditingkat pusat.

 

“Latar belakang dokter Erik adalah DPR RI. Beliau pasti punya jaringan, untuk menurunkan program dari pusat ke labuhanbatu. Jika itu terjadi, maka perekonomian di labuhanbatu akan meningkat. Dan hal itu akan berpengaruh besar bagi para pedagang. Contohnya, jika ekonomi warga baik maka ramailah pembeli. Namun sebaliknya, jika ekonomi lesu, maka sunyilah pembeli. Maka, saya meyakini hanya ERA yang bisa membuat perubahan itu,”Ucap Nanda salah satu pedagang di Rantauprapat.

 

Kini, harapan masyarakat itu semua, saat ini ada ditangan warga di TPS 07 dan TPS 09 , yang akan melakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU) pada 19 Juni 2021 mendatang. Jika ingin perubahan, warga harus berpikir objektif dalam menentukan pilihannya. Demi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Labuhanbatu. (Red)

 

Komentar

Pos terkait