Beredar Kabar, Warga Di Lokasi PSU  Dijebak Terima Uang Titipan Dari Paslon

LABUHANBATUSATU |Rantauprapat- Menjelang Pemungutan Suara Ulang (PSU) beredar kabar, warga di Lokasi PSU dijebak menemui salah satu paslon dan diberikan uang Rp.9 Juta, dengan catatan, bersedia menandatangani kwitansi kosong dan sebagian lagi kuitansi bertuliskan uang titipan. Namun, kabarnya kuitansi yang telah ditandatangani tersebut, tidak boleh dibawa pulang, melainkan tinggal untuk pegangan Paslon.

 

Bahkan, kabar berhembus, warga tersebut juga disumpah di atas Al quran. Dimana, sebelum disumpah, warga diberikan selembar kertas bertuliskan “apabila tidak memilih, satu keluarga akan mendapat celaka”.

 

Kabar tersebut, dibenarkan salah seorang warga berinisial A. Namun, kabar yang beredar itu, tidak sepenuhnya diketahuinya secara pasti.

 

“Kalau dipanggil ke rumah salah satu paslon itu memang ada, dan kabar menandatangani kuitansi itu juga ada. Tapi, saya gak tahu isinya. Karena, saya sudah berulang kali ditelpon disuruh kesana. Tapi saya gak mau,”terangnya saat bincang bincang di seputaran Lokasi PSU.

 

Dijelaskannya, setiap hari ia dihubungi oleh Tim Paslon tersebut, agar datang dan mau mengambil uang itu.

 

“Sehari mau 5 kali ditelpon oleh utusan paslon tersebut. Katanya, jika mau ke rumah paslon itu, akan pergi ke pulau bahagia. Maksudnya, uang yang diberikan sangat besar,”Jelasnya.

 

Meski di iming iming, A mengaku tetap menolak datang kerumah paslon tersebut. Sebab, Ia mengaku takut, jika paslon itu kalah, uang yang telah diberikan akan ditagih kembali .

 

“Daripada malu, mending tak usah kesana. Bikin sakit kepala itu,”Jawabnya.

 

Pantauan Wartawan, di media sosial Facebook juga berseliweran postingan kabar tersebut. Bahkan warga net, menghimbau warga tidak menerima uang itu dan bagi yang sudah menerima agar mengembalikannya. (Red)

Komentar

Pos terkait