Beranda Berita Gerombolan Ormas Penyerangan Warga Di Lokasi PSU Sudah Ditangkap Polisi

Gerombolan Ormas Penyerangan Warga Di Lokasi PSU Sudah Ditangkap Polisi

49
0

LABUHANBATUSATU |Rantauprapat – Akhirnya, Pihak Kepolisian Resort Labuhanbatu, berhasil menangkap Gerombolan Ormas yang melakukan penganiayaan dan pelemparan rumah warga di Lokasi Pemungutan Suara Ulang (PSU), yang terjadi Minggu (6/6/2021) Malam Sekira 23.45 WIB kemarin, di Jalan AMD Simpang Mangga, Kelurahan Bakaran Batu, Kecamatan Rantau Selatan.

 

Kabar beredar, para pelaku yang ditangkap Polisi berjumlah empat orang, pada Selasa (8/6/2021) kemarin. Namun, Kasus tersebut tidak ditangani oleh Polres Labuhanbatu , melainkan dilimpahkan  Ke Polda Sumatera Utara.

 

“Saya Kapolres Labuhanbatu, Dalam kasus ini untuk para tersangka dan barang bukti sudah kita serahkan untuk di proses oleh Dit krimum Polda Sumut,” Tulis Kapolres Labuhanbatu AKBP Deni Kurniawan melalui Whtasaap, Selasa (8/6/2021).

 

Tak hanya di Whatsapp, Kapolres juga memposting gambar himbauan dan tulisan tegas, agar tidak membuat kerusuhan di Lokasi PSU.

 

Diberitakan sebelumnya, Situasi menjelang pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada tahun 2020 jilid 2 untuk TPS 07 dan 09 Kelurahan Bakaranbatu, Kecamatan Rantau Selatan, Labuhanbatu, Sumut, memanas. Pasalnya, beberapa warga sekitaran TPS 09 mendapat perlakuan penganiayaan oleh sejumlah oknum diduga berasal dari salah satu Organisasi Masyarakat (Ormas) pada Minggu, (7/6) sekitar pukul 23.45 WIB di jalan AMD Purwodadi B, Kelurahan Bakaranbatu.

 

Menurut Wahyu Kurniawan (24) warga jalan AMD Purwodadi B, Kelurahan Bakaranbatu, selaku seorang korban yang kini masih dirawat disalah satu klinik swasta menjelaskan, awalnya dia dan rekannya melihat sejumlah orang berada di depan rumahnya.

 

Sedikit merasa curiga, tetapi korban tidak memperdulikan gerombolan yang sedang berdiri-diri itu. Tetapi saat dia hendak menutup pintu pagarnya, gerombolan tersebut melempar pintu pagar rumahnya. “Karena dilempar, saya bertanya dan menegur apa sebabnya. Disanalah kami berdebat, karena mereka tidak senang atas teguran kami,” aku korban.

 

Selanjutnya, sejumlah warga yang seorang diketahui berinisial E dan merupakan anggota salahsatu ormas berlalu dan pergi. Namun, tidak berapa lama, sekumpulan ormas yang berjumlah sekitar 10 orang kembali datang serta mengejar korban dan rekannya.

 

Naas, Wahyu dapat ditangkap gerombolan ormas dan langsung dipukuli. “Karena mereka datang lagi, kami bubar, tapi saya berhasil ditangkap orang itu dan langsung dipukuli,” kenang korban.

 

Peristiwa yang terjadi dekat dengan simpang 3 Pos Kamling jalan AMD Purwodadi B tersebut, mengakibatkan luka disejumlah tubuhnya. Pengakuan korban, dia mengalami luka lecet di tangan kiri, luka lecet di kaki kanan serta lebam di paha kanan.

 

Akibat menerima perlakuan penganiayaan itu, maka dirinya melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Labuhanbatu dengan nomor STTLP/B/684/Yan 2.5/VI/2021/SPKT RES-LB serta laporan polisi nomor : LP/B/1069/VI/2021/SPKT/RES-LABUHANBATU/POLDA SUMUT. (Red)

Komentar