Beranda Berita Ini Kata PJ Bupati Labuhanbatu Soal Dokter Yang Viral  

Ini Kata PJ Bupati Labuhanbatu Soal Dokter Yang Viral  

85
0

LABUHANBATUSATU |Rantauprapat – Pj Bupati Labuhanbatu Mulyadi Simatupang langsung merespon soal Viralnya seorang dokter tidak diperpanjang kontraknya, karena tidak mau membayar uang Administrasi Rp.6 juta.

 

“Ini akan menjadi atensi saya,”Jawab PJ Bupati Labuhanbatu Mulyadi Simatupang, saat dikonfirmasi Jumat (28/5/2021).

 

Diberitakan sebelumnya, Seorang dokter di Kabupaten Labuhanbatu mendadak Viral di media sosial Facebook. Dokter berinisial AN ini Viral, lantaran kontrak kerjanya tidak diperpanjang karena tidak sanggup membayar uang Administrasi Rp.6 Juta.

 

Hal itu diketahui, setelah Akun Facebook Fristi Febrina Matondang, Kamis (37/5/2021) membagikan keluhannya di media sosial Facebook.

 

Berikut isi postingannya :

 

Astagfirullah,hampir 7 tahun suami saya mengabdi dengan gaji sangat jauh di bawah UMR utk seorang dokter,hanya 1,5 juta yg di rapel 2 sampai 3 bulan sekali,tanpa ada intensif,harus bekerja 7 hari kerja (3 hari piket pagi 3 hari piket ugd 24 jam)bahkan minggu juga kena piket ugd 24 jam,sebegitu sanggup ny bpk tdk merekomendasikan perpanjangan SK suami  sy hanya krn suami saya keberatan membayar uang administrasi sebesar 6 juta rupiah yg bpk minta,

 

apakah wajar dengan pengabdian mreka sbg dokter ptt putra daerah yg mengabdi di daerah sendiri,melayani masyarakat di pandemic sprt ini msh bpk minta uang dr mreka yg gaji mreka saja tidak wajar utk seorang dokter (hanya 1,5 juta dgn di rapel 2 sampai 3 bln),dimana puskesmas negeri lama itu msh kekurangan dokter,hanya ada 2 dokter umum (1 pns,1 ptt) dengan pelayanan poned dan ugd 24 jam dengan jumlah pasien minimal 30 -50 org/ hari,di puskesmas negeri lama msh membutuhkan tambahan dokter tp bapak tdk memperpanjang kontrak kerja.

 

suami saya yg msh mau mengabdi di puskesmas neg.lama (yg sudah mengabdi lbh dr 6 thn)suami saya tdk pernah mengeluh dgn gaji 1,5 jt ,suami sy tdk pernah menuntut utk di beri intensif selama masa pandemic yg mereka merupakan garda terdepan,suami sy tdk prnh menuntut utk kenaikan gaji,suami saya tdk pernah menuntut utk pengangkatan,semua kewajiban ny sbg dokter ptt sudah dilaksanakan selama 6 thn ,tp kenapa bapak tdk memberikan hak ny berupa SK yg dimana suami saya msh mau mengabdi di puskesmas yg benar2 msh membutuh kan tenaga dokter.

 

sebegitu kejam ny bapak sebagai pemimpin,sampai ada 2 dokter ptt yg mengundurkan diri krn sangat keberatan biaya perpanjang yg bpk minta sebesar 6 jt rupiah…

 

Tolong la bapak PJ Bupati labuhan batu,bapak Sekda labuhan batu,bapak Ibu DPRD labuhan batu,apa seperti ini perlakuan pemerintah daerah utk seorang dokter yg mengabdi utk masyarakat yg sudah berkerja slama 6 tahun,dimasa pandemic ini sangat la byk membutuhkan tenaga dokter tp malah mreka tdk di perpanjang masa kerja ny hanya karena uang sebesar 6 juta rupiah,saya minta perhatian nya kpd para pejabat labuhan batu,tlg ditanggapi permasalah dokter ptt daerah labuhan batu terkhusus suami saya yg memintak hak ny (berupa SK perpanjangan)

 

Mohon bantu share bapak ibu kakak abg teman sejawat,agar kira ny masalah ini bisa sampai ke Pejabat Daerah Labuhan Batu,dan bisa terselesaikan🙏. (Red)

Komentar