Beranda Berita Warga Labuhanbatu Minta Mendagri Percepat Proses Pelantikan Bupati Terpilih  

Warga Labuhanbatu Minta Mendagri Percepat Proses Pelantikan Bupati Terpilih  

28
0

LABUHANBATUSATU | Rantauprapat – Setelah DPRD Kabupaten Labuhanbatu mengumumkan Erik Adtrada dan Ellya Rosa sebagai Bupati/Wakil Bupati terpilih pada Pilkada Serentak tahun 2020, pada Rabu (5/5/2021) kemarin, Warga Labuhanbatu meminta kepada Menter Dalam Negeri (Mendagri) agar segera menerbitkan SK untuk mempercepat proses Pelantikan.

 

Adapun alasan warga Labuhanbatu meminta hal itu, antara lain  dikarenakan, Warga Labuhanbatu penasaran dengan keuangan Pemkab tahun 2020. Dimana, pada tahun 2020 tersebut, banyak persoalan yang timbul. Diantaranya, tidak dibayarkannya Gaji Guru MDTA, Beasiswa Mahasiswa, TPP ASN, Kesra Guru, Anggaran Perbaikan Jalan, Gaji tenaga Kontrak, Penerima Dana Hibah dan pengelolaan anggaran Covid 19.

 

“Kami ingin, Bupati terpilih segera dilantik. Agar, anggaran tahun 2020 diaudit. Supaya, Bupati baru tidak terjebak dengan bola panas yang ditinggalkan pada bupati sebelumnya,”Pinta Rudi salah satu ketua Kelompok Mahasiswa di Labuhanbatu.

 

Dengan dipercepatnya proses pelantikan Bupati, warga Labuhanbatu yakin, jalan rusak khususnya di Kota Rantauprapat akan cepat diperbaiki.

 

“Seminggu setelah PSU, sejumlah jalan di Kota Rantauprapat sudah diperbaiki Bupati terpilih dengan dana pribadi. Bayangkan saja, jika sudah dilantik. Saya yakin jalan di kota Rantauprapat ini akan segera mulus. Sesuai dengan program ERA membolo labuhanbatu,”Ucap Rudi.

 

Keyakinan serupa juga disampaikan sejumlah tenaga Kontrak yang bekerja di Lingkungan Pemkab Labuhanbatu. Para tenaga Kontrak yakin, Jika Bupati terpilih dilantik, gaji mereka akan dibayar tepat waktu.

 

“Kami yakin, Bupati baru nanti, gaji tidak akan terlambat dibayarkan. Tidak seperti Bupati sebelumnya, bisa terlambat mencapai 2 sampai 3 bulan. Untuk itu, kami mohon Mendagri segera mempercepat pelantikan Bupati terpilih,”Pinta para tenaga Kontrak. (Red)

Komentar