Yang Didukung Kalah, Ketua DPRD Labuhanbatu Bersama 8 Anggota Fraksi Golkar Walk Out Saat Sidang Paripurna

LABUHANBATUSATU |Rantauprapat – Gara gara Pasangan Calon 03 Andi Suhaimi Dalimunthe dan Faisal Amri atau disingkat ASRI menggugat KPU ke MK, Ketua DPRD Labuhanbatu Hj.Meika Siregar bersama 8 Anggotanya dari Fraksi Partai Golkar menyatakan Walk Out (Keluar) dari Rapat Paripurna DPRD Labuhanbatu. 

 

“Kami menyatakan Walk Out, karena paslon 03 sudah mendaftarkan gugatan ke MK,”Ungkap Ketua Fraksi Partai Golkar Herianto saat Pimpinan Sidang Karim Hasibuan membuka rapat, Rabu (5/5/2021).

 

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua DPRD Labuhanbatu Abdul Karim Hasibuan menjelaskan, sidang paripurna dilaksanakan atas surat dari KPU tentang tahapan proses Pilkada Labuhanbatu. Dimana, pihak KPU telah mengumumkan  hasil Pilkada Labuhanbatu tentang Bupati/Wakil Bupati Labuhanbatu terpilih. Selanjutnya, KPU menyampaikan hasil tersebut kepada DPRD Labuhanbatu untuk menggelar sidang Paripurna.

 

“Rapat ini digelar berdasarkan surat dari KPU Labuhanbatu. Jika tidak setuju silahkan, namun sidang ini tetap kita lanjutkan,” Jawabnya.

 

Tak terima dengan jawaban dari Pimpinan Sidang, Akhirnya anggota DPRD Labuhanbatu dari Partai Golkar serentak keluar dari ruang sidang. Dan sidang pun dilanjutkan.

 

Adapun anggota DPRD Labuhanbatu dari Partai Golkar yang keluar dari rapat paripurna tersebut, antara lain,Meika Riyanti Siregar , Poltak Marsada Rambe,Herianto Ritonga, Truli Simanjuntak. Mbelin Juahta Tarigan . Junaidi Nainggolan, Parulian Manik, Eko Ardiansyah Hasibuan dan Lukman Hakim Siregar.

 

Atas kondisi itu, Pengurus DPD AMPI Kabupaten Labuhanbatu mengaku kesal dengan sikap anggota Fraksi Golkar yang Walk Out tersebut. Pasalnya, sikap yang ditujukan itu, dinilai tidak mencerminkan sikap pemimpin.

 

“Seharusnya, tahapan pilkada ini dihormati. Ikuti rapat paripurna itu. Mengenai gugatan yang didaftarkan biarkan prosesnya. Jangan timbulkan sikap yang dinilai kurang bijak. Dan sebaiknya Pengurus Partai Golkar Pusat segera menasehati kader disini, agar dewasa dalam berpolitik,”Pinta Ketua DPD Ampi Labuhanbatu Ruben Simangunsong.

 

Untuk diketahui, Ketua DPRD Labuhanbatu Hj.Meika Siregar menolak menandatangani undangan sidang paripurna pengumuman Bupati/Wakil Bupati Labuhanbatu, lantaran paslon yang didukung mereka kalah 310 suara. Sehingga, mereka melayangkan gugatan ke MK. Namun, Wakil Ketua DPRD Labuhanbatu Abdul Karim (Partai Gerindra), Zuraidah Harahap (Partai Hanura) Arsyad Rangkuti (Partai Nasdem) mengambil alih dan tetap menggelar rapat sidang paripurna, meski 9 orang anggota DPRD Labuhanbatu dari Partai Golkar menyatakan Walk Out. (Red)

 

Komentar

Pos terkait