‘Jaksa Menyapa’, Bentuk Dukungan Kajari Sukseskan PSU Pilkada Labuhanbatu

LABUHANBATUSATU|Rantauprapat – Suksesnya pelaksanaan Pemilihan Suara Ulang (PSU) 9 TPS di Kabupaten Labuhanbatu tak terlepas dari persiapan yang sangat baik penyelenggara maupun pihak terkait.

Seperti halnya Kejari Labuhanbatu yang telah berupaya keras melalui programnya “Jaksa Menyapa” yang menghadirkan para Camat, Kades, Lurah dan Kepala lingkungan (kepling) yang wilayahnya dilakukan PSU untuk bersikap Netral dan tidak berpihak dalam pelaksanaan PSU tersebut.

“Alhamdulilah terlihat di lapangan kami tidak melihat adanya ketidaknetralan ASN dan pejabat pemerintah daerah sampai tingkat lingkungan. Disamping itu, saya selaku Kajari melalui Gakumdu siap untuk membantu Bawaslu menyelesaikan laporan pengaduan mengenai pelanggaran Pilkada bila ada,” sebut Kajari Kumaedi, SH dalam sambutannya saat menghadiri rapat pleno penetapan pasangan calon terpilih Bupati dan Wakil Bupati pada pemilihan tahun 2020 yang digelar KPU Labuhanbatu, Minggu (02/05/2021) di hotel Permata Land Rantauprapat.

Selain itu, Kumaedi SH juga mengatakan bahwa Pemilihan Suara Ulang (PSU) secara umum sudah berjalan lancar, itu semua sebagai jerih payah dari penyelenggara Pilkada yang terdiri KPU dan Bawaslu yang sudah mempersiapkan PSU tersebut secara matang dan terprogram.

“Begitu juga dengan dukungan dari aparat keamanan yang sangat baik dari Kepolisian dan TNI sehingga tidak ada celah dan kesempatan bagi pihak manapun yang bisa mengganggu kelangsungan dan kelancaran proses  PSU tersebut,” ucapnya.

Kajari juga berpesan kepada masyarakat Labuhanbatu agar menghormati hasil Pilkada yang telah diperoleh serta bersatu untuk bersama membangun Kabupaten Labuhanbatu.

“Saya berpesan kepada masyarakat untuk menghormati apapaun hasil Pilkada yang telah di tetapkan oleh KPU dan dukung siapapun pemimpin yang lahir dari pelaksanaan Pilkada tersebut, masyarakat kembali bersatu lagi, hilangkan perbedaan untuk membangun Labuhanbatu,” jelasnya.

Hadir diantaranya, Sekda Labuhanbatu, Kapolres, perwakilan Kodim Labuhanbatu, Ketua DPRD, partai pendukung dan pengusung, serta perwakilan pasangan peserta dari ASRI yang melakukan walk out sebagai protes atas penetapan pasangan pemenang tersebut dengan alasan dari pihak ASRI sudah mendaftarkan gugatan PSU tersebut ke MK.

Komentar

Pos terkait