Beranda Berita Pj.Bupati Labusel tinjau panton yang tenggelam di Desa Rasau

Pj.Bupati Labusel tinjau panton yang tenggelam di Desa Rasau

35
0

LABUHANBATUSATU |Rasau- Pj.Bupati Kabupaten Labuhanbatu Selatan Alfi Syahriza ST.Meng.Sc bersama Pj.Sekda Kab.Labuhanbatu Selatan,Kepala Dinas Perhubungan Labuhanbatu Selatan,Kepala Dinas Kesehatan Labuhanbatu Selatan,Kepala BPBD Labuhanbatu Selatan,Camat Kecamatan Torgamba meninjau langsung alat transportasi penyeberangan masyarakat berupa panton yang tenggelam di Sungai Barumun,minggu (2/5/2021).

 

Pada kesempatan tersebut Pj.Bupati Labusel menyampaikan turut prihatin atas kejadian tersebut yaitu panton yang tenggelam sehingga menyebabkan terkendalanya aktifitas masyarakat baik untuk mengangkut hasil perkebunan maupun yang hanya sekedar menyeberang untuk kegiatan lainnya.

 

Pj.Bupati Labuhanbatu Selatan menyampaikan akan secepatnya berkoordinasi dengan Dinas terkait terutama Dinas Perhubungan untuk secepatnya merencanakan anggaran pembuatan panton yang baru untuk Desa Rasau agar diusulkan ke DPRD Kabupaten Labuhanbatu Selatan agar dapat dimasukkan pada anggaran Kabupaten Labuhanbatu Selatan Tahun Anggaran 2022.

 

“Berhubung untuk Tahun Anggaran 2021 sudah selesai dianggarkan maka ini akan menjadi prioritas Pemkab Labuhanbatu Selatan TA 2022 agar secepatnya dapat merealisasikan pembuatan panton tersebut sehingga masyarakat bisa kembali beraktifitas secara normal di Desa Rasau ini” ungkap Pj.Bupati Labusel Alfi Syahriza ST.Meng.Sc dalam sambutannya.

 

Pj.Bupati Labuhanbatu Selatan juga mengatakan agar masyarakat juga dapat menjaga panton yang tenggelam tersebut dari hal-hal tidak diinginkan karna panton tersebut adalah merupakan aset Pemkab Labuhanbatu Selatan dan juga memerintahkan kepada Dinas Perhubungan untuk sesegera mungkin mengangkat panton tersebut dari dalam air untuk dapat disimpan digudang atau tetap didaerah tersebut dengan tetap dijaga dan diperhatikan agar tidak hilang aset Pemkab Labusel tersebut.

 

Pj.Bupati Labuhanbatu Selatan juga mengharapkan kepada Kepala Desa Rasau agar dapat berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Labusel dalam hal penyeberangan masyarakat sebelum panton yang baru dibuat kembali.

 

“Jangan karena dibutuhkan untuk penyeberangan tapi kita mengabaikan keselamatan masyarakat dengan memakai alat penyeberangan yang kondisinya tidak memungkinkan untuk dipakai.Untuk tehnisnya silahkan Bapak Kepala Desa Rasau membicarakannya dengan Dinas Perhubungan Labusel ataupun meminta bantuan kepada perusahan-perusahaan yang ada disekitar panton tersebut”.tutup Pj.Bupati Labusel.

 

Tokoh masyarakat Desa Rasau Nirwan Hasibuan yang juga mantan Kepala Desa Rasau mengatakan agar Pemkab Labusel dapat segera mungkin membuat jembatan atau panton baru untuk alat penyeberangan masyarakat.

“Kami sangat bergantung kepada panton tersebut untuk aktifitas kami sehari-hari baik keladang ataupun aktifitas lainnya.dulu sebelum panton itu ada,kami didesa Rasau ini merasa terisolasi dan terbelakang dalam hal inprastruktur dan sekarang dengan tenggelamnya panton tersebut maka kami merasakan hal tersebut kembali”.buka Tokoh Masyarakat tersebut.

 

“Panton tersebut adalah alat penyeberangan kami menuju kebun atau ladang kami,untuk mengangkut hasil pertanian kami dan juga untuk penyeberangan anak-anak sekolah kami”.ungkapnya.

 

“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Pj.Bupati Labuhanbatu Selatan apabila ini bisa terwujud dan terealisasi secepatnya”.tutup Mantan Kepala Desa Rasau tersebut.

 

Diinformasikan sebelumnya bahwa alat penyeberangan panton yang ada di Desa Rasau menuju Desa Aek Raso ataupun Aek Torop tenggelam kedasar sungai Barumun di Desa Rasau sekitar 3 hari yang lalu.Masyarakat sekitar sangat resah dan merugi akibat panton yang tenggelam akibat badan panton yang bocor dimakan usia. (M.Y.K.Simajuntak)

Komentar