Beranda Berita PRIMA Labuhanbatu Siapkan Diri  Bertarung Di Pemilu 2024  

PRIMA Labuhanbatu Siapkan Diri  Bertarung Di Pemilu 2024  

60
0

LAHUHANBATUSATU |Rantauprapat – Jelang mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Labuhanbatu, pengurus Dewan Pimpinan Kabupaten Partai Rakyat Adil Makmur (DPK PRIMA) Labuhanbatu terus memperkuat konsolidasi politik hingga ke tingkat basis di 9 kecamatan. Langkah politik yang dilakukan oleh partai yang diusung oleh anak-anak muda lintas komunitas dan profesi ini sebagai bentuk kesiapan untuk bertarung di pemilu 2024 mendatang.

 

“Sebagai partai politik yang secara nasional sudah mendapatkan pengesahan dari pemerintah melalui Kementerian Hukum dan HAM, saat ini DPK PRIMA Labuhanbatu sedang persiapan untuk pendaftaran ke KPU dan Kesbangpol Labuhanbatu untuk memastikan diri siap bertarung di pemilu mendatang. Kita (PRIMA) juga sedang bekerja membentuk pengurus PRIMA di setiap tingkatan di kabupaten Labuhanbatu,” kata Ketua Dewan Pimpinan Kabupaten Partai Rakyat Adil Makmur (DPK PRIMA) Labuhanbatu, Muhammad Qurudi, Kamis (15/4), di Rantauprapat.

 

Dijelaskan Rudi, Partai yang diinisiasi oleh kaum muda pergerakan dan progresif lintas komunitas dan profesi ini, didirikan pada tanggal 20 Juli 2020 di Jakarta dan telah mendapatkan pengesahan dari Kementerian Hukum dan HAM, melalui Surat Bernomor M.HH-21 AH.11.01 Tahun 2020 Tertanggal 29 September 2020.

 

“Sudah disahkan secara Nasional dan untuk Surat Keputusan Kepengurusan Dewan Pimpinan Kabupaten PRIMA Labuhanbatu juga sudah diterima oleh kawan-kawan di Labuhanbatu dari Dewan Pimpinan Pusat yang diserahkan melalui Dewan Pimpinan Wilayah PRIMA Sumatera Utara, dengan nomor SK 03.33.10/DPP-PRIMA/II/Tahun 2021 tertanggal 18 Februari 2021, yang ditandatangani Ketua Umum DPP PRIMA Agus (Jabo) Priyono dan Sekretaris Jenderal DPP PRIMA Dominggus Oktavianus KIIK,” tegas Rudi.

 

Sementara itu, Sekretaris DPK PRIMA Labuhanbatu, Muhammad Halmi Dar, mengatakan untuk kepengurusan DPK PRIMA Labuhanbatu 99 persen diisi oleh anak-anak muda lintas komunitas dan profesi yang berdomisili di kabupaten Labuhanbatu. 

 

“Menghimpun anak-anak muda yang sadar dan mau berpolitik, kritis dan progresif dari lintas komunitas dan profesi yang memang kita lakukan untuk menggerakkan DPK PRIMA Labuhanbatu, karena kami sangat menyadari, selama ini ruang-ruang kebijakan dan keputusan di partai-partai politik nyaris dikuasai oleh orang-orang tua, termasuk didalamnya intervensi dari para pemodal-pemodal politik. Masa sudah bergeser dan PRIMA Labuhanbatu membangun ruang regenerasi politik lokal. Kita tentu masih butuh para orang-orang tua, khususnya untuk membantu memberi masukan dan arahan yang baik untuk gerak anak-anak muda,” papar Halmi.

 

Ditambahkannya, untuk kelengkapan pengurus partai di 9 kecamatan serta 98 desa dan kelurahan, DPK PRIMA Labuhanbatu saat ini juga terus melakukan sosialisasi dan konsolidasi, sekaligus melakukan pendidikan dan penyadaran politik ke kelompok-kelompok sektoral di kabupaten Labuhanbatu. 

 

“Karena didirikan murni oleh rakyat secara mandiri dan kolektif, tanpa pemodal dan bertujuan untuk melawan kekuatan satu persen kelompok oligarki yang kita sadari saat ini menguasai nyaris 99 persen sumber-sumber daya yang ada di negeri ini, maka pendidikan dan penyadaran politik di kelompok sektoral seperti nelayan, petani, buruh, pedagang dan kaum marjinal perkotaan sangat penting dilakukan. Itu sebenarnya salah satu fungsi berdirinya partai politik. Bukan sekedar memanfaatkan suara rakyat,” tegasnya. 

 

Mengusung tagar Anti Oligarki, PRIMA Labuhanbatu berharap dapat menjadi rumah politik rakyat dan menjadi basis bagi pergerakan kaum muda untuk mengembalikan arah bangsa dan cita-cita besar berdirinya Republik Indonesia untuk Keadilan dan Kemakmuran Rakyat yang tanpa penindasan manusia atas manusia dan tanpa penindasan bangsa atas bangsa.

 

“PRIMA sebagai Partai Politik yang didirikan secara Swadaya, Kolektif dan Mandiri, berdiri dari pemikiran rakyat tanpa ada campur tangan pemodal, digerakkan sendiri oleh rakyat tanpa adanya campur tangan kelompok oligarki, dan berjuang untuk mengembalikan kedaulatan kaum tani, nelayan, buruh, karyawan, kaum marjinal dan kaum kelas bawah lainnya,” pungkas Ketua DPK PRIMA Labuhanbatu, Muhammad Qurudi. (Red)

Komentar