Dinas Pendidikan Paluta Didemo GPM Tabagsel  

LABUHANBATUSATU |Paluta- Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Pemuda Tapanuli Bagian Selatan (GPM TABAGSEL) melakukan Unjuk Rasa, Selasa (31/3/2021), Di depan kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta).

Mereka Demo, Tekait  dugaan  kasus Tindak  Pidana Korupsi tentang Program Serjana (S1), Program Sarjana  Kependidikan Guru Dalam Jabatan (PSKGJ) atas Kerja sama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paluta, dengan Universitas Medan (Unimed).

 

Dalam orasinya,  Satia H Rambe selaku Kordinator Lapangan (Korlap) menyampaikan kekesalannya,  Atas tindakan Tim Komite PSKGJ Yang Dilakukan oleh Dinas Pendidikan sejak Tahun 2014. Dimana, dalam program itu, diduga terjadi Indikasi Penipuan Terhadap Peserta (Mahasiswa ) yang mengikuti Program Itu. Sebab, sesuai data yang dimiliki mereka, Program itu tidak terselesaikan sejak Tahun 2014 hingga 2021.

 

“Kami minta Kadis Pendidikan tahun 2014 yakni Drs.Umar Pohan M.Si hingga dipanggi. Selain itu, kami juga meminta agar memanggil oknum oknum yang tergabung dalam Struktural Komite Program Serjana (S1), PSKGJ, Yaitu, Ilman Safii Nasution,S.Sos Adalah Pegawai Aktip Di Badan Dinas Pendidikan Paluta,Selaku Menjadi Pembina Dalam Komite Program Serjana,(S1).  Farida Chairani S.Pd  Adalah Seorang Guru Di SDN 100070 Sayur Matinggi Kecamatan Batang Onang Selaku Ketua Komite Program Serjana (S1) PSKGJ, dimana, Diduga melanggar Tindak Pidana Korupsi Dan Penggelapan Uang Sebesar Rp.600 juta,”Pintanya.

 

Dalam tuntutannya, Pengunjuk rasa juga menyampaikan , pihak yang tergabung dalam Tim Komite Program Serjana (S1) PSKGJ Terlibat Dalam UU KUHP Bab 24 Pasal  372 Tentang Penggelapan, Dan KUHP Bab 25 Pasal 378 Penipuan, Selain Itu Masih Terlibat Dalam KUHP Bab 23 Pasal 368 Tentang Pemerasan. Atau Menguntung kan diri Sendiri (Pungli)bSesuai Dalam Pasal 12 E UU Tipikor,

 

Hal serupa juga disampaikan Rijal Allama Harahap Selaku Ketua Umum GPM Tabagse. Ial Meminta dengan tegas tentang tanggung jawab Kepala Dinas Pendidikan Enda Mora Harahap dalam menanggapi persoalan tersebut.

 

Ia juga berharap, Agar Dinas Pendidikan Sekarang tidak lepas tangan dalam Persoalan Ini.

 

“Kami harap,Dinas Pendidikan Paluta Agar Dapat Hadir Guna Untuk Menanggapi hal ini,” tegasnya.

 

Setelah berorasi, akhirnya pengunjuk rasa ditanggali Sekretaris Disdik Paluta Leleng Rambe. Ia menjelaskan, bahwa persoalan tersebut telah ditindak lanjuti .

 

“Kami sudah melakukan pemanggilan terhadap beberapa peserta PSKGJ, untuk memberikan Transkip Nilai terhadap mereka yang ingin melanjutkan pendidikan PSKGJ. Namun, hanya beberapa orang yang datang,” Terang Leleng Rambe.

 

Setelah mendengarkan penjelasan dari Sekretaris Disdik Paluta, Pengunjuk rasa merasa kecewa. Sebab, pihak Disdik tidak ada yang mau menandatangani surat pernyataan dari mereka. (SHR)

 

Komentar

Pos terkait