PSU 9 TPS, Bukti Pilkada Labuhanbatu Lemah

LABUHANBATUSATU |Rantauprapat – Mahkamah Konstitusi (MK) telah membacakan putusannya, Senin (22/3/2021) tentang gugatan Pilkada Labuhanbatu. Dimana, diputuskan 9 TPS agar melakukan Pemilihan Suara Ulang (PSU).

 

Menanggapi Putusan yang dibacakan Mahkamah Konstitusi, Salah Satu Pengurus MPI Labuhanbatu Fajar Syahputra Nasution,SE menilai, Pilkada Labuhanbatu tahun 2020 sangat lemah.

 

“PSU bukti pilkada Labuhanbatu tahun 2020 lemah,”Nilainya.

 

Adapun alasan Ia mengatakan Pilkada Labuhanbatu lemah, lentaran dikabulkannya PSU  9 TPS di 4 Kecamatan, Pembekalan panitia pemilihan di TPS tidak sesuai dengan juklak dan juknis yg dikeluarkan KPU RI, Kualitas SDM Pemilihan panitia penyelenggara pemilihan di tingkat tps sangat rendah.

 

“Untuk itu, DKPP harus memberikan teguran keras kepada Panitia pemilihan KPU dan Bawaslu Kabupaten Labuhanbatu, beserta turunannya, karena tidak dapat menjalankan Pemilukada yg berkualitas,”pintanya. (Red)

 

Komentar

Pos terkait