Tuahta Saragih Kadishub Labuhanbatu Pergi Tinggalkan Segudang Masalah?

LABUHANBATUSATU |Rantauprapat –Tuahta Saragih Kadis Perhubungan Kabupaten Labuhanbatu, beberapa hari yang lalu telah pergi ke Kota Medan, untuk dilantik Gubernur Edy Rahmayadi menjadi Kasatpol PP Provinsi Sumatera Utara. Namun, kepergiannya tersebut, dinilai meninggalkan segudang masalah untuk Kabupaten Labuhanbatu.

 

Adapun masalah yang ditinggalkannya, antara lain, Tutupnya Gedung Pengujian Kendaraan Bermotor, Belum rampungnya usulan Ranperda Truk masuk kota dan Belum rampungnya Ranperda Larangan Truk masuk kota.

 

Akibat masalah yang ditinggalkannya tersebut, Para pengusaha dengan bebasnya memasukkan Truk berkapasitas besar ke Kota Rantauprapat. Sehingga, ruas jalan di Kota Rantauprapat menjadi rusak dan berlubang.

 

Kabar tidak sedap pun juga beredar. Dikabarkan, Oknum Kadis Perhubungan Itu diduga menerima Upeti setiap bulan dari para pengusaha. Sehingga, Ia diduga tidak berani mengajukan perda larangan truk masuk kota.

 

Bahkan, berhembus juga kabar, Ia memohon kepada Komisi 4 DPRD Labuhanbatu agar tidak lagi dilibatkan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) tentang pembahasan Ranperda Larangan Truk Masuk Kota. Padahal, Ia masih bisa dilibatkan dalam RDP tersebut, Sebab, Surat Tugasnya sebagai Kasatpol PP Provinsi belum turun.

 

Atas kondisi itu, Warga Rantauprapat menilai, pelantikan Tuahta Saragih sebagai Kasatpol PP Provinsi Sumatera Utara adalah salah kaprah.

 

“Sudah salah nilai pak gubernur itu, seharusnya yang dilantik adalah orang yang mau mendengarkan aspirasi masyarakat. Bukan malah cuek dan tak perduli dengan masyarakat,” Ucap warga Labuhanbatu bernama Ahmad, Sabtu (13/3/2021).

 

Ahmad juga meminta kepada Gubernur agar mengkaji ulang jabatan Kasatpol PP yang diberikan kepada Tuahta Saragih.

 

“Sebaiknya, pak Gubernur mengkaji ulang jabatannya. Agar, kejadian di Labuhanbatu tidak terulang di Provinsi,”pintanya.

Komentar

Pos terkait