Beranda Berita Tiga Bandar Sabu Di Kota Pinang Kena Tangkap, Salah Satunya Ditembak

Tiga Bandar Sabu Di Kota Pinang Kena Tangkap, Salah Satunya Ditembak

60
0
Kapolres Labuhanbatu saat menggelar konfrensi pers

LABUHANBATUSATU | Rantauprapat – Tiga bandar narkoba sabu, yakni MR alias Ridwan (42) dan MI alias Capek (41) warga Jalan Kampung Baru III Kelurahan Kotapinang Kecamatan Kotapinang Kabupaten Labuhanbatu Selatan bersama IP Alias Iwan (38) warga Dusun. I Pangkatan Desa. Pangkatan Kecamatan Pangkatan Kabupaten Labuhanbatu Selatan, ditangkap Unit Reskrim Polsekta Kota Pinang, Minggu (7/3/2021).

 

Melalui Pers Rilisnya, Senin (8/3/3021) Kapolres Labuhanbatu AKBP Deni Kurniawan,SIK didampingi Wakapolres KOMPOL Taufiq,Kasat Narkoba AKP Martualesi Sitepu,Kapolsek Kota Pinang AKP Bambang G.Huta Barat menyampaikan ungkap kasus yang ditangani.

 

Dimana, Petugas berhasil mengungkap peredaran narkotika Golongan I Bukan Tanaman jenis Sabu Sabu Berat Bruto 1065,22 Gram. Dari ke tiga tersangka disita Barang Bukti 1 bungkus Plastik Besar Klip yang berisikan kristal putih diduga Narkotika jenis sabu Berat Bruto 508,06 Gram,5 paket sabu di lakban coklat berat bruto 544,18 Gram,3  paket sabu di plastik klip berat bruto 12,64 Gram, 1 paket sabu diplastik klip berat bruto 0,14 .

 

1 Unit Handphone Nokia Warna Hitam No SIM 085275517651,1 Unit Timbangan Elektrik warna Silver,1 Buang Mancis warna Hijau yang terpasang jarum,1 Buah pipet berbentuk Skop,1 Buah Kaca Pirek bekas bakaran yang berisikan kristal putih diduga Narkotikan jenis sabu,1 Buah Dompet warna abu-abu merah,1 Unit Handphone Androit Merek OPPO warna Hitam Nomor SIM 085358347948,1 Unit Handphone Merek Hammer warna Hitam Nomor SIM 082182389505,3 Buah Sobekan Kertas Kado,1 Unit Sepeda Motor Honda Beat warna Magenta Hitam No Polisi BK 4263 AIX Dan 1 Buang Palstik asoi warna Putih

 

Pengungkapan kasus ini berawal dari penangkapan tersangka MR di Kampung Baru III baru selesai membeli satu paket sabu 0,14 Gram kemudian dikembangkan dan berhasil menangkap MI dirumahnya dengan 3 Paket Sabu 12,64 Gram. selanjutnya dikembangkan ke jaringan diatasnya bernama IP di Simpang Tanjung Medan Kampung Rakyat dari tsk ini berhasil disita 6 Paket sabu 1052,22 Gram yang disimpan dalam bagasi sepeda motornya.

 

Selanjutnya, saat IP dikembangkan mencoba melakukan perlawanan dan membahayakan jiwa petugas sehingga dalam keadaam terpaksa tsk IP berhasil dilumpuhkan dimana kaki kirinya tertembak dilapangan dan selanjutnya terhadap tsk IP diberikan perawatan.

 

Terhadap para tersangka ini, masih dilakukan pendalaman jaringan diatasnya dan dipersangkakan dengan pasal 114 Sub 112 UU RI NO.35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20  Tahun penjara.

Komentar