Beranda Peristiwa Gaji ASN Di Labusel Belum Keluar, Terpaksa Hutang ‘Ulat Bulu’

Gaji ASN Di Labusel Belum Keluar, Terpaksa Hutang ‘Ulat Bulu’

80
0

 

LABUHANBATUSATU| Kota Pinang – Kisah sedih dialami para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bekerja di Kabupaten Labuhanbatu Selatan. Sebab, Hingga saat ini, gaji mereka di bulan januari 2021 belum dibayarkan. Akibatnya, para ASN terpaksa harus menghutang ke Rentenir (Ulat Bulu) walau dipatok dengan bunga 20 persen per bulannya.

 

“Daripada anak gak makan, terpaksa hutang uang dari ulat bulu,” ungkap salah seorang ASN yang tak ingin namanya ditulis,rabu (3/2/2021)

 

Dengan berurai air mata, ASN ini pun menceritakan kisah pilu yang dialaminya itu. Dimana, Ia merupakan seorang Ibu rumah tangga dengan memiliki tiga orang anak. Anak pertama pertamanya sedang mengikuti perkuliahan di kampus swasta di Kota Rantauprapat. 

 

“Anak pertama saya, butuh uang kuliah Rp.5 juta. Dan harus dibayar bulan ini,” ucap sumber.

 

Wanita yang sudah menjanda sejak 3 tahun lalu ini melanjutkan ceritanya. Sambil menghapus air matanya, ia menjelaskan bahwa anak kedua dan ketiganya saat ini sudah di bangku Sekolah Menengah keatas. Untuk memperlancar kegiatan belajar, dirinya harus menyiapkan uang 100 ribu setiap minggunya, untuk membeli paket data belajar.

 

“Kalau sebulan, habis 400 ribu untuk membeli paket kedua anak ku yang SMA itu,”bilangnya.

 

Wanita berusia 50 tahun ini sedikit membocorkan rahasia pribadinya kepada media ini. Dimana, gaji pokok yang seharusnya diterima Rp.5 juta perbulan, kini tinggal Rp.1 juta. Pasalnya, sewaktu suaminya hidup, ia sempat menggadaikan SK PNS nya kesalah satu bank.

 

“Untungnya, saya sudah punya rumah sendiri. Sehingga uang Rp.1 Juta itu, cukup untuk kebutuhan sehari hari, walau sering kali hanya memakan mie instan dan telur,”ungkapnya.

 

Akibat tidak dikeluarkan gajinya oleh pemerintah, Ia pun terpaksa menghutang kepada seorang Rentenir (Ulat Bula) yang sering melintas dikawasan rumahnya.

 

” mau gak mau, hutang ke ulat bulu. Biar bisa  menyicil uang kuliah anak ku. Sedangkan sisanya, bisa untuk makan sembari menunggu gajian tiba, ” ujarnya.

 

Atas kondisi itu, dirinya berharap kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Labusel agar segera membayarkan gajinya sesegera mungkin.

 

” saya berdoa, semoga Pemkab Labusel segera mengeluarkan gaji kami,” harapnya.

Komentar