Beranda Peristiwa Di Labuhanbatu, Tanpa Ujian Bisa Lulus Jadi Petugas di BPBD

Di Labuhanbatu, Tanpa Ujian Bisa Lulus Jadi Petugas di BPBD

102
0

 

LABUHANBATUSATU| Ranrauprapat – Penerimaan Pegawai Kontrak (pasukan orange) di Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Labuhanbatu tanpa di interview atau ujian bisa lulus. Itu diketahui, setelah Akun Facebook Andi Damanik mengunggahnya didinding Facebooknya, Jumat (22/1/2021). Dalam unggahannya, tertulis ‘ujian interview, tiba tiba yang tak ikut ujian interview lulus’. 

Setelah ditelusuri, Akun Facebook Andi Damanik merupakan salah satu calon petugas BPBD yang ikut dalam seleksi yang digelar 13 Januari 2021 yang lalu. Diketahui, Andi Damanik merupakan petugas BPBD yang sudah bekerja selama 4 Tahun.  Namun, pada perekrutan kali ini, dirinya dinyatakan tidak lulus dan diputuskan kontrak kerjanya oleh pihak BPBD Labuhanbatu. 

Atas informasi tersebut, awak Media ini mencoba menggali informasi. Kabar yang beredar, salah satu Calon petugas BPBD yang diterima tanpa mengikuti interview ternyata salah satu anak pejabat Labuhanbatu. 

“Kabarnya, anak pejabat yang dinyatakan lulus tanpa ikut interview itu,” sebut sumber yang tidak mau identitasnya dituliskan. 

Menurut sumber, pada tanggal 13 Januari 2021 yang lalu, pihak BPBD menggelar seleksi Interview yang diikuti 112 orang.

“Setengah dari 112 itu,  calon petugas baru” ungkapnya. 

Namun, saat digali informasi tentang identitas anak pejabat yang diterima itu, sumber memilih diam. 

“Abang cari sendirilah informasi itu, jangan dari sayalah informasinya,” minta sumber. 

Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Aidi Syahmir Hasibuan mengaku tidak tahu soal data perekrutan tersebut. Dirinya, hanya menyampaikan jumlah peserta yang akan mengikuti seleksi. 

“Ada 112 orang yang mengikuti seleksi ini, mengenai berapa yang diterima dan kapan pengumuman, tanya saja sama pak kepala badan,” ucapnya. 

Sayangnya,  PLT Kepala BPBD Kabupaten Labuhanbatu Atia belum berhasil dikonfirmasi.

Untuk diketahui, beberapa minggu yang lalu Labuhanbatu dihebohkan dengan pemutusan 71 Tenaga Kontrak di Kantor BPBD Labuhanbatu. 71 orang tersebut, di putus kontraknya sejak januari 2021. 

“Sebanyak 71 tenaga kontrak Petugas Siaga bencana telah di putus kontrak kerjanya karena masa kontrak telah habis,” ucap Plt Kaban BPBD Atia  Muchtar Maulana kepada Perjuangan, Senin (4/01/2021) di Kantor BKPP.

Dikatakan Atia, sebanyak 91 tenaga kontrak di BPBD namun sudah 71 orang yang telah diputus kontraknya karena keuangan tidak memungkinkan.

”Kita masih melihat kerja mereka, namun bisa kemungkinan mereka bisa kita pakai kembali,” tutupnya.

 

Komentar