Demo Menolak Omnibus Law di Labuhanbatu Ricuh, Beberapa Mahasiswa Diamankan

 

LABUHANBATUSATU| Rantauprapat – Demo mahasiswa dan Buruh di Gedung DPRD Kabupaten Labuhanbatu, Kamis (8/10/2020) berakhir ricuh. 8 Mahasiswa diamankan Polisi.

Bacaan Lainnya

Adapun kesembilan mahasiswa yang diamankan antara lain, Indra gunawan, reza kurniawan, Olia Fahmi, Kendi, Al fauzan, Robi romansa, Edi Suprayogi, Joko Prianto dan Alvin.

Sedangkan Kasat Intel Polres Labuhanbatu AKP Edi Hutahuruk terluka dan terpaksa dilarikan ke rumah sakit.

Pantauan wartawan di lokasi, bentrokan itu terjadi setelah ratusan mahasiswa dan buruh tidak puas dengan penjelasan Wakil Ketua DPRD Labuhanbatu Abdul Karim. Lantaran semua pimpinanan DPRD labuhanbatu tidak menemui massa.

“Kami setuju menandatangani tuntutan masa, ada 4 pimpinan di kantor ini, hanya satu yg tidak hadir. Dan karena 3 setuju, maka kami siap menandatangani tuntutan adik adik mahasiswa,” ucap Wakil Ketua DPRD Labuhanbatu Fraksi Partai Gerindra Abdul Karim.

Mendengar penjelasan itu, massa tidak terima dan bentrokan tidak dapat dihindari. Kemudian 1 unit mobil water canon diturunkan dan langsung batu dan air mineral terbang kearah polisi yang berjaga.

Selanjutnya, Polisi membubarkan massa dan menghentikan aksi unjuk rasa.

Hingga saat ini, polisi masih terlihat berjaga.  Sedangkan massa masih berkumpul di Masjid Agung Rantauprapat.

 

 

Komentar

Pos terkait