Peduli Pengendalian Penyebaran Covid-19, FORDLAB Bagikan 5000 Masker di Labuhanbatu

 

LABUHANBATUSATU| Rantauprapat – Timbulnya klaster baru di wilayah Provinsi Sumatera Utara terkusus di Kabupaten Labuhanbatu, dinilai karena kurangnya penegakan disiplin protokol kesehatan oleh Gugus Tugas Coronavirus Deisease (Covid-19) Kabupaten Labuhanbatu di era adaptasi kebiasaan baru New Normal.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan Informasi dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Labuhanbatu, sampai saat ini tujuh orang warga yang positif Coronavirus Disease (Covid-19) di Kabupaten Labuhanbatu. Melihat situasi dan kondisi tersebut sangat menggugah perhatian kami selaku kaum pemuda untuk membantu memutus mata rantai penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) yang sangat berbahaya.

“Kami selaku kaum Pemuda Kabupaten Labuhanbatu menginisiasi dan melakukan aksi kemanusiaan yaitu gerakan membagikan 5000 masker secara gartis kepada masyarakat Kabupaten Labuhanbatu khususnya di daerah-daerah yang terpinggirkan,” ujar Nasky Putra Tandjung selaku Koordinator saat melakukan konfrensi pers.

Bentuk aksi kemanusiaan ini dilakukan pada Minggu (27/09/2020) yang dipusatkan di sejumlah titik keramaian, seperti Pasar Sigambal, jalan dan kerumah-rumah warga dan beberapa titik lainnya.

Koordinator Forum Diskusi Labuhanbatu (FORDLAB) Nasky Putra Tandjung mengucapkan terimakasih kepada Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Sumatera Utara atas bantuan masker yang sudah kami salurkan kepada masyarakat yang sangat membutuhkan di masa pandemi Covid-19, selanjutnya Nasky memimpin langsung aksi kemanusiaan ini mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan rasa kemanusiaan kami selaku anak muda terhadap masyarakat.

“Terima kasih kepada Gugus Tugas Sumut dan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian anak muda terhadap kondisi saat ini,” ucap Nasky.

Nasky  yang juga Presedium Eksponen BEM Labuhanbatu itu berharap, aksi kemanusian ini akan membangkitkan kembali rasa kepedulian dan kesadaran kita masyarakat untuk sama-sama terlibat aktif dalam gerakan memutus mata rantai penyebaran Coronavirus Disease (Covid-19) di Kabupaten Labuhanbatu. “tentu harus dilandasi dengan niat untuk kebaikan, tanpa ada tendensi atau kepentingan lain,” tegas Nasky Putra Tandjung.

 

 

Komentar

Pos terkait