Beranda Peristiwa Nasir : Demi Keamanan, Izin Edar Sabun Dan Shampo Hotel Perlu Diperiksa

Nasir : Demi Keamanan, Izin Edar Sabun Dan Shampo Hotel Perlu Diperiksa

58
0

LABUHANBATUSATU| Rantauprapat – Banyaknya hotel ataupun penginapan di wilayah hukum Polres Labuhanbatu menjadi sesuatu yang baik untuk meningkatkan Pendapat Daerah, namun perlu diperhatikan juga pelanggan yang menggunakan jasa hotel tersebut.

 

Setiap pelanggan yang menginap biasanya diberikan fasilitas sabun atau sampo oleh penyedia jasa hotel, tetapi perlu  untuk dikaji mengenai dampak penggunaan sabun atau sampo tersebut. Sepanjang belum ada izin edar edar BPOM dan izin Depkes RI, sudah selayaknya produk tersebut tidak digunakan.

Atas hal itu, salah satu pengacara di Labuhanbatu Nasir Wadiansan Harahap SH, Sabtu (12/9/2020) mengatakan bahwal hal tersebut dipandang perlu dilakukan pengecekan terhadap kandungan yang ada pada sabun atau shampo.

“memang perlu untuk dicek, karena kita tidak tau kandungan sabun atau sampo tersebut. Apalagi,  didalam kemasanproduk itu, tidak ada ditemukan komposisi,” katanya.

Menurut pria yang akrab disapa Lacin-lacin ini,  sesuai pasal 197 jo 106 Undang-Undang 36/2009 tentang Kesehatan juga sangat berpotensi untuk langgar. Sebab,  dalam ketentuan pasal 196 disebutkan “Setiap orang yang dengan sengaja memproduksi atau mengedarkan sediaan farmasi dan/atau alat kesehatan yang tidak memenuhi standar dan/atau persyaratan keamanan, khasiat atau kemanfaatan, dan mutu sebagaimana dimaksud dalam Pasal 98 ayat (2) dan ayat (3) dipidana dengan pidana penjara paling lama 10 (sepuluh) tahun dan denda paling banyak Rp1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah).

“Jadi sudah selayaknya pihak Mapolres Labuhanbatu untuk mengecek seluruh sabun ataupun sampo yang disediakan pihak hotel untuk memastikan keamanan produk kepada seluruh pengguna jasa hotel di wilayah hukum Polres Labuhanbatu,” ujarnya.

Pantauan Wartawan, di wilayah Kota Rantauprapat Kabupaten Labuhanbatu,  sebanyak belasan Hotel dan penginapan berdiri sejak belasan hingga puluhan tahun. Hotel dan penginapan tersebut, mayoritas menggunakan shampo dan sabun tanpa memiliki keterangan komposisi didalam kemasan.

 

 

Komentar