Beranda Pilkada Terkait Berkas Pendaftaran, Ketua BM PAN Labuhanbatu: Andi Suhaimi Tidak Paham Regulasi

Terkait Berkas Pendaftaran, Ketua BM PAN Labuhanbatu: Andi Suhaimi Tidak Paham Regulasi

115
0

 

LABUHANBATUSATU| Rantauprapat – Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Andi Suhaimi dan Faisal Amri, Jumat (5/9/2020) sekira pukul 02.30 WIB mendaftarkan diri ke KPU Labuhanbatu. Pasangan yang disebut ASRI ini,  mendaftar untuk bertarung pada Pilkada 9 Desember 2020 mendatang.

Dengan membawa surat dukungan dari Partai Golongan Karya (Golkar) dan Partai Amanat Nasional (PAN), Bapaslon ASRI langsung menyerahkan berkas kepada KPU Labuhanbatu. Namun, saat menyerahkan berkas tersebut, Andi Suhaimi menyatakan keberatannya dengan meminta berkas dukungannya dari PAN agar diterima. Sebab, katanya berkas dukungan tersebut merupakan asli.

“Saya minta, berkas ini diterima saja dahulu,  atau sekalian saja berkas mereka (pasangan Roja-Red)  juga dibatalkan. Biar adil,” ucap Andi dengan nada kecewa.

Selain itu,  Andi juga menyampaikan kekecewaannya kepada Partai PAN.  Sebab, dirinya merasa seperti dipermainkan.

“Untung partai golkar punya 10 kursi, kalau tidak gak jadi kami berlayar. Jangan lah begitu, kan kasihan jadinya,” ungkapnya.

Atas keberatan yang diungkapkan Bapaslon ASRI melaui Andi Suhaimi, Ketua Barisan Muda PAN (BM PAN) Labuhanbatu Rahman Kamal Siregar angkat bicara. Menurutnya Andi tidak memahami regulasi yang tertuang dalam PKPU Nomor 3 tahun 2017 pasal 39 Tentang Pedoman Teknis Pendaftaran.

“Seharusnya pasangan ASRI lebih cermat lagi dalam membaca dan mengartikan PKPU mengenai tahapan pencalonan dalam Pilkada 2020, yang mana salah satu syarat pencalonan adalah adanya formulir model B1KWK dari parpol pengusung, dan ada pimpinan partai yang ikut mengantarkan pendaftaran ke KPU di setiap jenjangnya.

Ketua KPU Labuhanbatu Wahyudi menjelaskan bahwa sesuai Peraturan KPU tentang syarat mendaftar adalah pengurus (Ketua dan Sekretaris) partai pengusung harus hadir dalam mendaftarkan calon yang diusung.

“Setiap partai pengusung hanya 1 calon yang bisa diusung dan pengurus partai pengusung harus hadir. Jika hal itu dan syarat lainnya dipenuhi, maka itu yang dinyatakan sah. Sedangkan persoalan internal partai pengusung,  itu bukan wewenang kami. Dan berhubung Partai Golkar telah memenuhi syarat yakni 10 Kursi, maka berkas ini kami nyatakan diterima,” ucap Wahyudi.

Setelah mendengarkan penjelasan dari KPU Labuhanbatu, Bapaslon ASRI meminta agar dituangkan secara tertulis.

 

 

Komentar