Memaknai Hakikat Tahun Baru Islam bagi PD PEMDA Kota Medan

 

Medan – Tahun Baru Islam atau Tahun Baru Hijriah yang diperingati setiap tanggal 1 Muharram, tentu terasa spesial bagi para umat Islam di seluruh dunia. Para ahli tafsir menjelaskan bahwa amalan ibadah selama bulan tersebut, pahalanya akan dilipat gandakan.

Pada masa itu, Tahun Baru Islam juga merupakan suatu hari yang penting bagi umat Islam karena menandai peristiwa penting yang terjadi dalam sejarah Islam, yaitu memperingati penghijrahan Nabi Muhammad SAW, dari Kota Makkah ke Madinah.

Bagaimana cara memaknai Tahun Baru Islam saat ini?

Menurut Ketua Pemuda & Mahasiswa Peduli Daerah (PEMDA) kota Medan, Fadhillah Sinaga, Tahun Baru Islam harus dimaknai dengan hal-hal yang positif. Untuk itu, umat Islam harus dapat memberi hal positif disekitarnya.

Tidak hanya itu, umat Islam hendaknya juga dapat memaknai definisi dati Hablum Minallah dan Hablum Minnas.

“Untuk itu, hendaknya Umat Islam harus peka dengan kondisi sosial saat ini,” ungkap Fadhillah Sinaga, Kamis (20/8) saat dikonfirmasi Via seluler terkait makna Tahun Baru Islam.

Di Tahun Baru Islam ini, umat Islam jangan lagi hanya menjadi penonton dan berdiam diri bergerak dan peka dengan sekitar.

Di tengah Pandemi Covid19 besar harap saya kegiatan Donor Darah dan Tes Kesehatan gratis yang bekerja sama dengan PMI kota Medan dan Kalbe dapat membatu PMI dalam penyedian darah serta dapat membantu masyarakat dalam pengecekan kesehatan gratis di Kota Medan.

“Yakinlah, jika umat Islam ini bersatu dalam kebaikan, maka tidak akan ada statment buruk bagi mereka – mereka yang ingin menjatuhkan dan melenyapkan Islam,” bebernya.

Sebagai Ketua PD PEMDA Kota Medan yang juga salah seorang Mahasiswi aktif di salah satu kampus swasta di Medan, Fadhillah juga bersyukur atas kehadiran teman-teman Mahasiswa Kota Medan yang kuliah di Lhoksumawe yang tergabung dalam sebuah Ikatan Mahsiswa Kota Medan (IMKM) dan berpesan agar umat Islam jangan menyerah dan tidak putus asa dalam memerangi Covid19 kita harus Waspada bukan Panik.

 

 

Komentar

Pos terkait