Beranda Peristiwa Tagih Janji, Masyarakat Sei Penggantungan Gruduk Kantor Bupati Labuhanbatu

Tagih Janji, Masyarakat Sei Penggantungan Gruduk Kantor Bupati Labuhanbatu

61
0

 

Rantauprapat – Menjelang Hari Kemerdekaan Masyarakat Sei Penggantungan Menagih Janji ke Kantor Bupati Labuhanbatu. Beberapa masyarakat yang berasal dari dusun 4 dan dusun 5 menginap di kantor desa agar bisa tepat waktu berangkat ke Kantor Bupati Labuhanbatu di Rantauprapat. Senin (3/8/2020).

Pukul 13.00 WIB rombongan masyarakat tiba di depan kantor Bupati Labuhanbatu.

Salah satu masyarakat bermarga Limbong mengatakan jalan lintas menuju dusun 4 dan 5 desa Sei Penggantungan tidak layak dilajani, lebih layak dijadikan kubangan kerbau karena air dan lumpur menggenangi beberapa titik jalan yang masih tanah dan berlumpur.

“Jalan kami dikampung tidak layak dijalani tapi layak dijadikan kubangan kerbau,” ujar Limbong pada awak media

Selang beberapa waktu berorasi, Kasat Pol PP meminta 10 orang sebagai perwakilan untuk diajak ke dalam kantor melakukan dialog.

Dialog dihadiri Asisten 1 Sarimpunan Ritonga, didampingi Kadis PU Saprin, dan perwakilan dari Polres Labuhanbatu.

Dalam dialog, J. Siahaan selaku masyarakat desa Sei Penggantungan mengungkapkan kekecewaannya dengan emosional.

“Puluhan tahun jalan kami rusak, apakah pemerintah tidak mau tahu, dan peduli,” cetus Siahaan dengan nada kecewa.

Menanggapi hal itu, Kadis PU Labuhanbatu menerangkan bahwa pembangunan jalan lintas desa sei penggantungan masuk skala prioritas pembangunan di kabupaten Labuhanbatu.

Parulian Limbong yang selalu mengikuti perkembangan desa Sei Penggantungan menjelaskan bahwa tuntutan ini sudah pernah dilayangkan bahkan Bupati Labuhanbatu sudah pernah berjanji akan membangun jalan lintas desa Sei Penggantungan saat menghadiri natal Oikumene tahun 2019.

“Waktu bertemu pertama dengan Bapak Kadis PU pada tanggal 20/12/2019 bapak Kadis sudah menjelaskan akan melakukan tender pembangunan jalan yang sudah masuk APBD 2020 pada bulan februari 2020 tapi sampai bulan Juli pembangunan itu tidak pernah ada,” ujar Limbong

Menjawab hal itu Kadis PU Labuhanbatu berdalih akibat pandemi Covid-19. Walaupun begitu dirinya meyakinkan masyarakat bahwa pembangunan itu akan dilaksanakan pada tahun ini 2020.

“Percayalah, pembangunan itu akan kita laksanakan tahun ini karena sudah masuk APBD tahun 2020,” tambah Kadis PU

Pimpinan aksi, Yusuf Siregar mengatakan akan melakukan aksi di Kantor Gubernur jika pembangunan jalan tersebut tidak terlaksana pada tahun 2020.

“Baik, kami akan minta bukti diatas kertas bahwa memang sudah masuk APBD, namun jika bangunan itu tidak terlaksana pada tahun ini, kami akan lakukan aksi ditingkat provinsi,” pungkas Yusuf.

 

 

Komentar