Innalillahi, Dokter ini Meninggal Saat Hamil 8 Bulan

foto: istimewa
Aek Kanopan – Dokter Maya Norismal Pasaribu meninggal dunia di RS Hermina Medan, Jumat (10/7) lalu.“Dokter itu meninggal saat hamil delapan bulan dan bayi di kandungnya juga meninggal,” ujar Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) dr Mimi Andayani Nasution, melalui WhatsApp, Jumat (17/7) malam.

 

Dijelaskan, almarhumah dimakamkan di Aek Kotabatu, Kecamatan Na IX-X, Kabupaten Labura. “Pemakamannya tidak secara protokol penanganan Covid-19, karena empat kali diperiksa menggunakan swab sebelum meninggal dunia, hasilnya negatif,” jelasnya.

 

Ditanya tentang adanya berita dokter yang meninggal saat mengandung anak pertama itu positif Covid-19, Mimi menyebutkan, masih menunggu jawaban dari provinsi bagaimana statusnya. ” Ini masih dikonfirmasi ke Medan bang, nanti kalau hasilnya sudah ada diberitahu,” katanya.

 

Melalui WhatsApp Jumat (17/7), sekira pukul 22.01 WIB, hasil yang dikonfirmasi Jubir GTPP Covid-19 Labura, tentang status istri dr Rifki Akbar itu ke Medan hasilnya negatif. Dokter itu meninggal bukan karena Covid-19, ujarnya.

 

Komentar

Pos terkait