PMII: Bupati Labusel Berpotensi Jadi Tersangka DBH PBB

Sekretaris PKC PMII Sumatera Utara Muharram Hutasuhut

 

MEDAN – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Sumatera Utara (PKC PMII SUMUT) menilai Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel) H Wildan Aswan Tanjung berpotensi jadi tersangka kasus DBH PBB tahun 2013-2015. Hal ini diungkapkan Sekretaris PKC PMII SUMUT Muharram Hutasuhut.

Bacaan Lainnya

“Melihat kasus ini sepertinya Bupati berpotensi menjadi tersangka,” ujar Muharram yang juga merupakan putra daerah Labusel.

Diberitakan sebelumnya Ditkrimsus Polda Sumut telah menetapkan dua (2) tersangka kasus DBH PBB Labusel tahun 2013-2015 yaitu Kepala Dinas Pendapatan dan Kepala Bidang Pendapatan Kabupaten Labuhanbatu Selatan.

Walaupun demikian PMII Sumut tetap menunggu proses hukum yang sedang berjalan. Karena mereka meyakini Polda Sumut akan menuntaskan kasus tersebut dengan baik.

“Tapi kita tetap harus menunggu hasil pemeriksaan Polda Sumut, kita yakin semua berjalan dengan baik,” tegas Muharram menambahkan.

PMII Sumut menganggap kasus korupsi yang merugikan negara sebesar Rp 1,9 Miliar ini sangat merugikan masyarakat Labuhanbatu Selatan. Bahkan dianggap akan mencoreng dan merusak nama Kabupaten Labuhanbatu Selatan yang belum lama lahir pasca pemekaran tahun 2009.

“Saya sebagai asli daerah putra daerah Labuhanbatu Selatan menilai kasus ini akan berdampak negatif, dan akan menjadi sejarah kelam Kabupaten Labuhanbatu Selatan,” kata Muharram.

“Tentunya,kami sebagai putra daerah Labuhanbatu Selatan mengecam keras siapapun pejabat bahkan bupati yang tersandung Kasus Korupsi,” tegas Muharram.

Diberitakan sebelumnya, Polda Sumatera Utara sedang melakukan pengembangan terkait kasus DBH PBB Kabupaten Labuhanbatu Selatan Senin (29/06/2020).

 

 

 

Komentar

Pos terkait