Pemakzulan Walikota Pematangsiantar Ditolak MA

 

JAKARTA – Usulan pemakzulan kepada Wali Kota Pematangsiantar Hefriansyah Noor yang sebelumnya diajukan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pematangsiantar resmi ditolak oleh Mahkamah Agung (MA).

Perkara dengan nomor register 1P/KHS/2020 tersebut telah diputus oleh MA pada 16 oleh majelis hakim yang terdiri dari Irfan Fachruddin, Yosran dan Yulius pada 16 April 2020.

“Amar putusan tolak permohonan,” tulis MA, dikutip dari situs resmi kepaniteraan MA, Jumat (1/5/2020)

Sebelumnya, DPRD Kota Pematangsiantar membentuk Pansus Hak Angket terhadap Wali Kota Hefriansyah. Saat menggelar rapat paripurna membahas rekomendasi dari hasil penyelidikan pansus DPRD menyepakati usulan pemberhentian Wali Kota Pematangsiantar.

“Intinya, dari kehadiran 27 (anggota) DPRD, diadakan voting secara tertutup. Sebanyak 22 orang mengusulkan pemberhentian Wali Kota,” kata eks Ketua Pansus Hak Angket Rini Silalahi, Jumat (28/2/2020).

DPRD Kota Pematangsiantar sendiri memiliki 30 anggota. Ada tiga anggota Dewan yang tak hadir, yakni dua anggota DPRD dari PAN, Nurlela dan Boy Iskandar, serta satu anggota DPRD dari PDIP, Noel Lingga.

Hefriansyah sendiri menghormati proses yang dilakukan DPRD. Menurut Hefriansyah hal tersebut merupakan hak DPRD.

 

 

Komentar

Pos terkait