Di Labusel, Oknum Kades Perlabian Persulit Warga Membangun Gereja GKPI

Panitia pembangunan Gereja saat mendatangi kantor Kepala Desa Perlabian

 

KOTAPINANG – 4 (empat) tahun sudah, rencana pembangunan Gereja GKPI PK Lohsari Resort Kota Pinang yang berlokasi di Jalan Bima Lohsari I desa Parlabian Kecamatan Kampung Rakyat Kabupaten Labusel. Meski telah menyerahkan berkas untuk Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Namun, Irwansyah Lubis Oknum Kepala Desa Perlabian dituding warga mempersulit dan menghindar.

Bacaan Lainnya

“berkas untuk mendirikan IMB sudah diserahkan, bahkan, surat pernyataan dari warga sekitar tidak keberatan dibangun gereja sudah ada. tapi, kades gak mau memberikan persetujuan tanpa alasan yang jelas,” ungkap Chandra Ade Putra dan Mardiansyah Chaniago selaku Tim Hukum Panitia Pembangunan Gereja, Jumat (1/5/2020).

Anehnya, Sambung Chandra, saat Panitia Pembangunan Gereja mempertanyakan hal tersebut, Sang Kades malah menyebut persoalan tersebut telah diserahkan kepada kuasa hukumnya melalui YLBHI Masmada Labusel.

“kenapa pula urusan kades diserahkan kepada YLBHI, apa dasar hukumnya,” keluhnya.

Parahnya, lanjut Chandra, pihaknya telah menyerahkan 195 data KTP Jemaat dan Warga Sekitar,  Namun, pihak LBH yang dikuasakan oleh Sang Kades, hanya mengakui 75 data.

“kemana sisa data yang kami berikan kemarin, kenapa menjadi 75,” tanyanya dengan nada heran.

Salah seorang warga saat menandatangani persetujuan dibangunnya Gereja

Atas Kondisi itu, Tim Kuasa Hukum Panitia Pembangunan Gereja mengaku kecewa dengan kinerja Oknum Kades Perlabian. Bahkan,  mereka berencana akan menyurati pejabat berwenang seperti Kemenkumham dan Kemendagri.

“Kami dari tim hukum akan menyurati Kemenkumham dan Kemendagri atas perbuatan kepala desa yang mengalihkan fungsi pelayanannya kepada LBH. Kami menilai itu salah, fungsi LBH bukan untuk mengerjakan tugas pemerintahan menghadapi masyarakat, tapi memberi bantuan hukum kepada rakyat miskin,” tutup Chandra diamini Dedi Herianto Lubis dan sejumlah kuasa hukum lainnya.

Komentar

Pos terkait