Beranda Peristiwa Soal Corona, JBMI Labuhanbatu Berharap Semua Pihak Bersinergi

Soal Corona, JBMI Labuhanbatu Berharap Semua Pihak Bersinergi

47
0

RANTAUPRAPAT – Saat ini, dunia Internasional tengah digegerkan oleh wabah virus corona (Covid 19). Suatu pandemi mematikan, yang disinyalir berasal dari kota Wuhan China. Lebih dari 200 negara, sedang berjuang mengatasi dampak yang ditimbulkan akibat penyebaran virus tersebut. Ratusan ribu nyawa manusia telah melayang karena keganasannya. Akibatnya, tidak jarang masyarakat dihantui oleh rasa ketakutan yang luar biasa karena virus yang hadir di akhir tahun 2019 itu.

 

Melihat fenomena itu, kepada labuhanbatusatu.com, Ketua DPD Jam’iyah Batak Muslim Indonesia (JBMI) Labuhanbatu, Sabaruddin Pohan, angkat bicara memberi komentar, Rabu (8/4/20).

Aktivis mahasiswa itu menilai, wabah semacam itu bukanlah kali pertama terjadi dialami oleh umat manusia. Menurutnya, dahulu sudah ada wabah semacam itu terjadi.

“Wabah atau virus yang menular terjadi saat ini, bukanlah hal yang perdana di hadapi ummat manusia di penjuru dunia. Dahulu Pada tahun 1720, wabah sampar melanda kota Marseille Prancis, setidaknya seratus ribu warga tewas di dalam kota pelabuhan Prancis Selatan. Berselang 100 tahun, pada tahun 1820, wabah kolera pun muncul dari India, kemudian menyebar hampir ke seluruh negara Asia termasuk Indonesia,” ucap Sabar.

Setelah itu kata Sabaruddin, seratus tahun kemudian setelah wabah kolera India berakhir wabah serupa kembali muncul dari Spanyol, sebelum akhirnya Virus Corona muncul dari Kota Wuhan China.

“Setelah satu abad lamanya menyusul pula Wabah Influenza Spanyol pada tahun 1920 yang menewaskan ratusan ribu jiwa. Seratus tahun setelah itu, di tahun 2020 ini kita kembali dihadapkan dengan wabah serupa covid-19. Apakah ini suatu kebetulan atau ada campur tangan manusia, atau mungkin memang ketentuan dari tuhan, Wallahu’alam,” tambahnya.

Sabaruddin berharap, dalam mengatasi pendemi covid 19, semua lapisan masyarakat dapat untuk saling bersinergi. Dirinya meyakini, wabah yang tengah melanda dunia saat ini merupakan suatu ujian.

“Umaro, ulama, masyarakat haruslah bersinergi dalam menanggulangi virus ini, wabah ini merupakan ujian dari Allah untuk kita, supaya kita semakin sadar dan semakin mendekatkan diri kepada-Nya. Semoga kita mampu melalui masa-masa sulit ini,” tutup Sabaruddin. (MQS)

 

 

 

Komentar