Terbukti Lakukan Pelanggaran, DKPP Berhentikan Evi Novida Ginting dari KPU

JAKARTA – Sidang Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), Rabu (18/3/2020), putuskan memecat Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Evi Novida Ginting Manik dari jabatannya.

 

Bacaan Lainnya

Komisioner asal Medan, Sumatera Utara (Sumut) ini terbukti melakukan pelanggaran kode etik dan pedoman perilaku penyelenggara pemilu terkait kasus perolehan suara calon legislatif Partai Gerindra Daerah Pemilihan Kalimantan Barat 6.

“Menjatuhkan sanksi pemberhentian tetap kepada Teradu VII Evi Novida Ginting Manik selaku Anggota Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia sejak putusan ini dibacakan,” kata Plt Ketua DKPP Muhammad saat membacakan putusan sidang di Gedung DKPP, Jakarta Pusat.

Selain menjatuhkan sanksi pemecatan terhadap Evi, DKPP juga menjatuhkan sanksi peringatan keras terakhir kepada Teradu I Arief Budiman selaku Ketua merangkap Anggota Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia.

Evi Novida menjadi satu-satunya perempuan dari tujuh komisioner KPU yang tak lama lagi dilantik Presiden Joko Widodo.

Evi pernah menjabat sebagai Anggota KPU Medan periode 2004-2009, Ketua KPU Kota Medan periode 2009-2013 dan Anggota KPU Sumatera Utara periode 2013-2018.

Dia diketahui merupakan pegawai negeri sipil dan dosen Universitas Sumut.

Perempuan kelahiran Medan 11 November 1966 itu merupakan sarjana Administrasi Negara dari Universitas Sumatera Utara (USU) pada 1992 dan Program Pascasarjana Studi Pembangunan dari USU pada 2007.

Komentar

Pos terkait