Kadis Kesehatan Sumut : Sumut Masih Aman, Tapi Kesiapsiagaan Sangat Penting

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara Alwi Mujahid Hasibuan

 

LABUHANBATUSATU.COM, Medan – Menindaklanjuti Instruksi Gubernur Sumut tentang kesiapan penanggulangan C9vid-19 digelar di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumatera Utara. Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menggelar rapat koordinasi. Hal ini dilakukan sebagai upaya antisipasi dan kesiapan pemerintah dalam mencegah dan menanggulangi penyebaran virus Corona di Sumatera Utara.

Bacaan Lainnya

Kepala Dinas Kesehatan Sumut Alwi Mujahit mengatakan, hingga saat ini Sumut masih aman dari Covid-19. Meski begitu semua pihak terkait perlu melakukan kesiapsiagaan. Sehingga jika suatu saat nanti benar terjadi, penanganannya akan lebih mudah dilakukan.

“Untuk itulah hari ini kita berkumpul,” katanya.

Alwi mengakui ada beberapa pasien yang dikirim ke RSUP Adam Malik karena diduga suspect Covid-19. Namun, dari semua yang dikirim itu seluruhnya negatif dan tidak ada yang dinyatakan suspect Covid-19. Karena itu, rumah sakit daerah diminta tidak buru-buru mengirim pasien ke RSUP Adam Malik sebagai rumah sakit rujukan Covid-19 sebelum didiagnosis dengan benar.

“Dari seluruh yang dikirim, tidak ada yang suspect. Idealnya rumah sakit daerah konsultasi dulu. Kalau memang dia pasien dalam pengawasan atau suspect Covid-19, silahkan kirim. Tapi kalau hanya berdasarkan isu ya jangan dulu. Dokter yang merawatnya di daerah harus komunikasi dulu dengan dokter-dokter di RSUP Adam Malik, sehingga yang dikirim itu betul-betul yang seharusnya dikirim,” ungkapnya.

Tentang informasi adanya 350 warga Sumut yang baru pulang dari tabligh akbar di Malaysia, Alwi mengaku baru mendapat kabar tersebut.

“Ada 350 orang yang hadir di acara Tabligh Akbar di Malaysia, itu tadi yang disampaikan, kita baru dapat informasinya hari ini, sedang kita cari siapa saja itu. Untuk memutus mata rantai penularannya ya seperti itu. Kalau sudah dapat kita suruh di rumah saja (isolasi), karena dia kan dalam masa inkubasi, setelah selesai 14 hari silakan ke mana-mana, sudah aman,” jelasnya.

Komentar

Pos terkait